15 Pemain Timnas Putri Spanyol Mundur, Persiapan Piala Dunia Putri 2023 Terganggu

Separuh pemain timnas Putri Spanyol mundur gara-gara tidak suka dengan pelatih, ada tuduhan terjadinya pelecehan seksual

Diterbitkan 26 September 2022, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Spanyol sedang terguncang saat ini setelah 15 pemain Timnas Putri memutuskan mundur. Mereka telah mengirim email ke Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), dan menyebut ‘situasi saat ini’ mempengaruhi ‘kondisi emosional dan kesehatan’.

Mereka minta tidak dipilih dalam timnas, dan menyatakan tidak senang dengan manajemen tim, terutama dengan pelatih, Jorge Vilda. Para pemain juga menyatakan tidak senang dengan suasana di ruang ganti, sesi latihan yang ada dan pemilihan tim versi pelatih.

Email para pemain itu berbunyi : "Kami meminta dalam komunikasi kami yang dikirim ke RFEF untuk tidak dipanggil sampai situasi yang mempengaruhi keadaan emosional dan pribadi kami, kinerja kami dan akibatnya, hasil seleksi dan yang dapat menyebabkan cedera yang tidak diinginkan dibalik."

Timnas Putri Spanyol dihuni sederet bintang top. Salah satunya adalah Alexia Putellas, pemenang Ballon d’Or tahun lalu dan pemain terbaik Eropa 2022, yang merupakan pemain Barcelona.

Perpecahan di dalam skuad asuhan Vilda mulai terjadi bulan lalu. Persoalan muncul setelah ada tuduhan sang pelatih melakukan pelecehan secara verbal.

Federasi sendiri membela sang pelatih yang sudah menukangi Timnas Putri Spanyol sejak 2015 lalu, menggantikan pendahulunya Ignacio Quereda. Kontrak Vilda berdurasi hingga 2024.

Bahkan para pemain oleh RFEF dituduh tidak nasionalis, dan akan dicoret dari timnas kecuali mau meminta maaf.

Menolak menghormati panggilan tim nasional diklasifikasikan sebagai “pelanggaran yang sangat serius, dan dapat membawa sanksi dua dan lima tahun diskualifikasi.’

Pernyataan RFEF

“Federasi tidak akan menerima tekanan apa pun dari pemain mana pun saat mengadopsi tindakan olahraga. Jenis manuver ini jauh dari teladan dan di luar nilai-nilai sepakbola, olahraga, juga berbahaya,” kata pernyataan RFEF.

>Vilda sendiri sudah menjadi pelatih timnas Putri Spanyol selama tujuh tahun, tanpa memberikan prestasi yang gemilang. Tim yang diasuhnya terhenti di perempat final Euro 2017 dan di babak 16 besar Piala Dunia Wanita 2019.

Adapun di Euro 2022 ini perjalanan Vilda kembali kandas di perempat final usia kalah dari Inggris.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Meski demikian, ia berhasil meloloskan timnya ke Piala Dunia Wanita 2023 di Selandia Baru dan Australia. Piala Dunia Putri 2023 itu akan berlangsung di Australia dan Selandia Baru. FIFA mengumumkan turnamen itu akan digelar mulai 20 Juli - 20 Agustus 2023. Dikutip dari Reuters, playoff antar konfederasi, yang akan menentukan tiga tempat terakhir kualifikasi, akan berlangsung pada 17-23 Februari 2023. Taman Eden Auckland akan menjadi tuan rumah pembuka Piala Dunia Putri 2023, sedangkan final akan digelar di Stadion Sydney Australia.

Halaman
Show All
Yo Kavya, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan