15 Pemain Timnas Putri Spanyol Mundur, Persiapan Piala Dunia Putri 2023 Terganggu

Separuh pemain timnas Putri Spanyol mundur gara-gara tidak suka dengan pelatih, ada tuduhan terjadinya pelecehan seksual

Diterbitkan 26 September 2022, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski demikian, ia berhasil meloloskan timnya ke Piala Dunia Wanita 2023 di Selandia Baru dan Australia.

Piala Dunia Putri 2023 itu akan berlangsung di Australia dan Selandia Baru. FIFA mengumumkan turnamen itu akan digelar mulai 20 Juli - 20 Agustus 2023.

Dikutip dari Reuters, playoff antar konfederasi, yang akan menentukan tiga tempat terakhir kualifikasi, akan berlangsung pada 17-23 Februari 2023.

Taman Eden Auckland akan menjadi tuan rumah pembuka Piala Dunia Putri 2023, sedangkan final akan digelar di Stadion Sydney Australia.

Dukungan

Gerakan 15 pemain timnas Putri Spanyol itu mendapat dukungan dari sang bintang, Alexia Putellas. Dalam suratnya, dikutip dari yahoo.com ia mengatakan para pemain tidak pernah meminta pemecatan pelatih seperti yang disebutkan.

“Kami memahami bahwa tugas kami bukanlah memilih posisi seperti itu, tetapi mengungkapkan secara konstruktif dan jujur ​​apa yang kami anggap dapat meningkatkan kinerja tim.”

>“Dengan meminta untuk tidak dipanggil, kami menghukum karir profesional kami, ekonomi kami dan tentu saja upaya berkelanjutan untuk membangun sesuatu yang penting dalam sepak bola wanita.”

Putellas cedera dan tidak dalam pertarungan untuk skuad Spanyol saat ini. Ia juga tidak termasuk pemain yang mengirimkan email ke RFEF.

Buku

Pemberontakan lebih dari separuh pemain itu terhadap Vidal, dengan adanya tuduhan pelecehan seksual mengingatkan pada pelatih sebelumnya, Ignacio Quereda yang menjabat selama 27 tahun, dari 1988 hingga 2015.

Sebuah buku yang ditulis oleh jurnalis Danae Boronat pada 2021 lalu mengguncang persepakbolaan Spanyol. Buku berjudul No las llames chicas, llamales futbolistas (Jangan panggil mereka perempuan, panggil mereka pesepak bola), memuat kesaksian dari beberapa pemain top tim nasional.

Mereka menuturkan pelecehan psikologis yang dilakukan oleh Quereda lewat perilaku tidak pantas dan perundungan seksisnya dibiarkan begitu lama.

Kesaksian para pemain sangat memilukan dan semuanya dikumpulkan dalam publikasi, yang menegaskan bahwa Ignacio Quereda melakukan pelecehan itu sembari memberikan arahan.

Pelecehan?

"Saya tidak bisa menghitung berapa kali dia datang dan mengangkat baju saya," kata Marta Corredera, pemain sayap Spanyol yang memperkuat Real Madrid dilansir dari MARCA, 26 Maret 2021.

Mundo Deportivo juga mengabarkan bahwa di dalam buku tersebut terdapat pengakuan dari pemain terkenal seperti Jennifer Hermoso, Vicky Losada, Irene Paredes, Alexia Putellas, Marta Corredera, Aitana Bonmatí Y Nahikari García

Ignacio Quereda dipecat dari jabatannya pada Oktober 2015, ketika anggota tim mengadu ke Federasi, setelah mengirim surat yang berisi kecaman terhadap pelatih.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan