Sukses

Tak Cuma Allegri, Andrea Agnelli Juga Harus Mundur dari Juventus

Liputan6.com, Jakarta- Krisis yang sedang dialami oleh Juventus membuat legenda klub Marco Tardelli prihatin. Namun Tardelli menilai pemecatan pelatih Massimiliano Allegri bukanlah sebuah solusi bagi I Bianconeri.

Juventus sedang dalam masa-masa suram di pertengahan September 2022 ini. Mereka pekan lalu dikalahkan Benfica 1-2 di kandang sendiri pada laga Liga Champions. Akibatnya Juve terancam tersingkir lebih awal karena selalu kalah di dua matchday awal Liga Champions.

Kemudian pada Minggu (18/9/2022) malam WIB Juve secara memalukan kalah 0-1 saat dijamu klub juru kunci Monza. Padahal Monza belum pernah sekalipun merasakan kemenangan sejak promosi ke Liga Italia Serie A.

Yang lebih memalukan, Juventus menjadi satu-satunya klub yang tidak bisa menjebol gawang Monza. Di enam laga Serie A sebelumnya, gawang Monza selalu kebobolan.

Pelatih baru Monza Raffaele Palladino juga langsung melakukan debut gemilang. Laga kontra Juventus merupakan debut melatih pria 38 tahun itu sebagai pelatih kepala di Serie A.

Kekalahan dari Monza membuat Allegri dalam tekanan hebat. Fans Juventus makin gencar meminta eks pelatih AC Milan itu agar segera dipecat.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Tardelli

Tagar #AllegriOut membahana di media sosial. Setiap postingan Juventus di medsos, selalu diserbu permintaan pemecatan Allegri. Bahkan di stadion melawan Monza ada penggemar Juventus dengan lantang memaki Allegri sampai terdengar di layar teleivisi.

Melihat Allegri terancam dipecat, Tardelli memberikan pembelaan. Menurut Tardelli keterpurukan Juve bukan sepenuhnya salah Allegri. Petinggi klub termasuk presiden Andrea Agnelli yang paling berperan.

Tardelli menyarankan Agnelli juga harus mundur jika Allegri sampai dipecat. "Allegri berisiko? Tidak, karena jika dia dipecat, semua orang yang telah memilihnya harus pergi, itu yang terjadi dengan (Andrea) Pirlo."

3 dari 4 halaman

Dilematis

Pernyataan Tardelli ini dimaksudkan pada blunder fatal manajemen Juventus yang mengontrak Allegri dengan mewah dan jangka panjang. Allegri dikontrak Juve sampai 2025 dengan gaji selangit, sembilan juta euro per musim.

Juventus kini dilematis memecat Allegri. Mereka harus membayar pesangon yang begitu mahal. Solusinya kini adalah mencopot Allegri tapi membiarkan kontraknya berjalan sembari berharap ada klub yang mau memakai jasanya dan menebus sisa kontrak.

Namun melihat kinerja Allegri yang begitu buruk rasanya sulit menemukan klub besar yang mau memakai jasanya dalam waktu dekat.

4 dari 4 halaman

Klasemen

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.