Atletik: Apa Tujuan Utama Pengambilan Awalan Dalam Lompat Jauh?

Atletik adalah cabang olahraga tertua di dunia yang terdiri dari aktivitas jalan, lari, lempar dan lompat.

Diterbitkan 17 September 2022, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ukuran tinggi dan jauhnya hasil lompatan, bergantung pada besar kekuatan kaki saat melakukan tolakan.

Mendarat

Setelah pelompat melayang di udara, ia akan mendarat dengan posisi kedua kaki dibawa ke depan lurus dengan cara mengangkat paha ke atas, badan dibungkukkan ke depan dan kedua tangan mengarah ke depan.

Mendaratlah dengan kedua tumit terlebih dahulu dengan posisi kedua lutut ditekuk, berat badan ditumpu ke arah depan agar tidak terjatuh ke belakang, tundukanlah kepala dan kedua tangan ke arah depan.

Sikap mendarat pada lompat jauh memiliki tiga gaya, yakni gaya jongkok, gaya menggantung dan gaya berjalan di udara.

Teknik Lompat Jauh

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VIII, teknik lompat jauh adalah sebagai berikut:

1. Melakukan lari awalan 13 – 20 langkah.

2. Lari awalan harus terkontrol sejak awal sampai saat bertolak dan harus tepat.

3. Berkonsentrasi mempercepat lari pada 4 – 5 langkah terakhir.

4. Kaki penolak menumpu pada balok tumpu mendahului badan.

5. Pelompat mendorong kaki bebas dari kedua lengan diangkat tinggi-tinggi di udara.

6. Paha diangkat ke atas untuk memperoleh jangkauan kaki jauh ke depan saat mendarat.

7. Pada saat akan mendarat, kedua kaki rapat dan ditekuk untuk memberikan kemungkinan badan melewati tumit

Lapangan Lompat Jauh

Lapangan lompat jauh memiliki arena dengan karakteristik masing-masing, yaitu lintasan awal, papan tolakan dan tempat mendarat.

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, lintasan awalan memiliki lebar awal minimal 1,22 meter dengan panjang 30-40 meter.

Untuk papan tolakan memiliki panjang 1,22 meter dengan lebar 20 meter dan tebal 10 centimeter. Di bagian dekat tempat mendarat biasanya akan diletakan papan plastisin guna mencatat bekas kaki atlet jika salah melakukan tolakan.

Papan tolak sendiri berwarna putih dan diletakan sekurang-kurangnya berjarak satu meter dari tepi bak pasir untuk mendarat.

Kemudian, ada tempat untuk mendarat dengan lebar minimal 2,75 meter dan memiliki jarak antara garis tolakan sampai akhir tempat lompatan minimal 9 meter.

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Haya Aulia, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan