Sukses

Menanti Duo Neymar di Piala Dunia 2022 Qatar

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih timnas Brasil Tite dikenal sebagai sosok yang mendukung sejumlah bintang muda untuk memperkuat timnya di Piala Dunia 2022 Qatar. Kehadiran para pemain baru itu akan meringankan beban bintang Paris Saint-Germain, Nyemar sebagai super star Brasil.

Beberapa bintang muda itu misalnya Vinicius Jr, Raphinha, Rodrygo, Bruno Guimaraes, Matheus Cunha, dan Richarlison. Mereka diharapkan menjadi warna baru Selecao yang bersiap untuk memenangkan Piala Dunia keenam di Qatar.

Semua pemain ini berusia 25 tahun ke bawah dan sudah menjadi bagian dari elit dunia. Menurut Tite, mereka akan mengurangi tekanan pada Neymar, 30 tahun,, yang telah memikul beban sebagai superstar Brasil di generasinya sepanjang kariernya.

Dari sekian banyak bintang muda yang bersinar di klubnya masing-masing, tak bisa dipungkiri Vinicius Junior yang paling menonjol. Bahkan banyak yang menyebutnya sebagai pemain terbaik dunia saat ini.

Pengaruh pemain yang lahir di Sao Goncalo, 12 Juli 2000, itu tidaklah kecil bagi Brasil. Di usianya yang baru 22 tahun, raihan sebagai pemenang La Liga Spanyol dan Liga Champion bersama Real Madrid adalah bukti kehebatannya.

Neymar pun tak ragu memujinya sebagai pemain terbaik dunia, mengalahkan Mbappe dan Karim Benzema yang juga menjalani musim dengan baik.

Dalam final Liga Champions 2021/2022 menghadapi Liverpool Vinicius Jr memang tidak keluar sebagai Man of The Match. Namuns satu-satunya gol diciptakan oleh Vinicius.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

Terbaik

UEFA memutuskan jika penghargaan Man of The Match tersebut diberikan kepada kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.

Namun di mata Neymar, Karim Benzema yang mencetak 44 gol dan 15 assist tidak akan mencapai level tertinggi yang dia lakukan tanpa bantuan Vinicius Jr.

Sedangkan Mbappe mencetak 39 gol dan 26 asisst di semua kompetisi. Tetapi, catatannya terluka karena PSG hanya memenangkan Ligue 1 dan tersingkir dari Liga Champions sekali lagi.

Dengan demikian, Vinicius Jr layak disebut sebagai pemain terbaik dunia, meski mungkin ia tidak akan mendapat Ballon d'Or.

"Tapi dari apa yang saya lihat, Vinicus Junior adalah pemain terbaik di dunia," kata Neymar seperti dilansir dari CBS Soccer.

Bagi Tite yang sudah membawa Brasil di Piala Dunia 2018, dengan kekalahan memilukan 1-2 dari Belgia di perempat final, Vinicius mengingatkannya pada diri Neymar semasa muda.

Perekrutan Vinicius oleh Real Madrid dari Flamengo juga memecahkan rekor. Biaya yang harus digelontorkan oleh Madrid yang baru berusia 18 tahun saat itu mencapai 46 juta euro.

3 dari 5 halaman

Obrolan

Ketika itu, nominal sebesar itu membuat Vini sebagai pemain Brasil dengan harga termahal dalam sejarah setelah Neymar.

Sebelum terjun ke sepakbola Vinicius memulai semuanya itu dari futsal.

Vinicius bergabung dengan klub futsal Canto do Rio Foot-ball Club, yang berbasis di bagian selatan Sao Gonçalo, Rio de Janeiro, pada umur 7 tahun.

Baru-baru ini, seperti dilansir Marca, saat berbincang di podcast Sexta Estrela, Tite bercerita obrolannya dengan Vinicius.

"Saat kami latihan, saya bilang ke Vini 'Kamu adalah Neymar tahun 2014', karena Neymar dari Barcelona dan timnas saat itu adalah Neymar di sayap, sedangkan hari ini dia di tengah," kata Tite.

Dalam kesempatan lain, seperti dilansir dari Reuters, Tite mengatakan bahwa kedatangan para pemain muda ini akan baik untuk Neymar di dalam dan di luar lapangan.

 

4 dari 5 halaman

Konsultasi

Tite yang tetap dipertahankan sebagai pelatih timnas akan menjadi manajer pertama yang melatih Brasil dalam dua turnamen berturut-turut sejak Tele Santana pada 1982 dan 1986

Obrolan lain yang disampaikan oleh Tite dengan Neymar adalah: "Suatu hari Neymar melihat saya dan berkata: 'Pelatih, anak-anak yang akan datang ini, sungguh gila ... sungguh sakit kepala karena mencoba menempatkan mereka semua di lapangan.' Dia tertawa."

Tite juga mengakui kepada Marca bahwa dia telah meminta saran kepada pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti agar Vinicius bisa bermain untuk Brasil seperti yang dia lakukan di Real Madrid. 

"Saya meminta saran kepada Ancelotti tentang apa yang bisa kami lakukan, fungsi taktis apa yang mereka lakukan di Real Madrid untuk membantu tim nasional bermain seperti yang mereka lakukan di Real Madrid.”

 

5 dari 5 halaman

Indah

Menurut Tite, kematangan Vinicius di Real Madrid membutuhkan waktu dua tahun. Namun, di timnas itu bisa lebih cepat.

"Ini adalah hal yang indah dan transparan dari dua pelatih yang ingin mendapatkan yang terbaik darinya," ujarnya.

Hal yang indah pula untuk menyaksikan seperti apa penampilan “dua Neymar” di Grup G menghadapi Serbia, Swiss dan Kamerun. Laga perdana Brasil nanti berlangsung pada 25 November 2022 menghadapi Serbia.