Sukses

AIA Sepak Bola untuk Negeri, Tottenham Hotspur Beri Pelatihan 100 Anak di Bali

Liputan6.com, Jakarta Klub asal Inggris Tottenham Hotspur kembali dilibatkan dalam program AIA Sepak Bola untuk negeri yang sempat vakum selama dua tahun. Bertempat di lapangan Manunggal Sidakarya, Denpasar, Bali, Selasa (5/7/2022) dua pelatih International Development Coach Tottenham Hotspur Shannon Chole Moloney dan Jerome Joseph Baker beri pelatihan singkat kepada 100 anak usia 8-10 tahun di bali.

Menurut Chief Marketing Officer AIA, Kathryn Parapak, anak-anak dipilih secara terbuka dari beberapa SSB yang ada di Bali. Ini menjadi kelanjutan dari program sepak bola untuk negeri yang sudah bergulir seak 2018 lalu.

Rencananya, ada 5 kota yang akan menghelat sepak bola untuk negeri. Setelah Bali yang menjadi kota pertama, AIA sepak bola untuk negeri pun hadir di Jakarta, Bandung dan Surabaya/Malang.

Keterlibatan pelatih Tottenham adalah bagian dari program kemitraan AIA dengan Tottenham Hotspur sebagai Global Principal Partner yang telah terjalin sejak 2014. Sejak diluncurkan pada Maret 2018, AIA Sepak Bola Untuk Negeri telah memfasilitasi dan mengembangkan 1.200 talenta muda sepak bola di 20 kota di Indonesia.

Talenta-talenta itu berarasal dari Bandung, Lampung, Manado, Ambon, Tulehu, Palembang, Makassar, Labuan Bajo, Papua dan Lombok. Rangkaian kegiatan berupa penyerahan donasi bola dan coaching clinic termasuk melibatkan tokoh sepak bola nasional, seperti Ponaryo Astaman, Firman Utina, Kurniawan dan Indra Sjafri.

"Mudah-mudahan pandeminya aman. Kita bisa menjalankan ke kota-kota lain," kata Kathryn kepada media.

 

2 dari 3 halaman

Bintang Tottenham

 

Sementara itu, Kathryn mengatakan AIA Indonesia belum ada rencana untuk mendatangkan bintang Tottenham Hotspur ke Indonesia. Pada 2022, Tottenham akan melakukan tur pramusim ke Korea Selatan.

"Shannon dan Jerome juga akan langsung berangkat ke Korea Selatan setelah ini. Negara di Asia yang didatangi Tottenham baru Korea, mungkin karena situasi pandemi," katanya.

"Untuk saat ini belum ada talenta dari Indonesia yang dibawa ke Korea, biasanya kami membawa talenta terpilih untuk berlatih seminggu di Pukhet Thailand seperti di 2019," dia menambahkan.

Saat itu, 100 talenta terpilih dibawa ke Thailand untuk training Camp. AIA saat ini lebih fokus dulu ke pembinaan lokal.

 

3 dari 3 halaman

Tidak Kurang

 

Sementara itu, Shannon Chole Moloney mengatakan Indonesia punya banyak bakat pemain yang bagus. Sebagai olahraga terpopuler kedua setelah Bulu Tangkis, Indonesia tak akan kekurangan pemain bagus.

"Saya percaya Indonesia tidak akan kekurangan bakat-bakat baru untuk berbagai cabang olahraga bukan hanya sepak bola. Inisiatif-inisiatif semacam ini sangat penting untuk diapresiasi agar semakin terbuka kesempatan untuk menemukan dan melatih bakat-bakat baru di bidang sepak bola yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” kata Shannon.

Melalui program AIA Sepak Bola untuk Negeri, AIA juga telah mendukung perkembangan sepakbola perempuan di Indonesia dengan mensponsori klub Liga 1 Putri Indonesia, Persija Putri.