Dituduh Langgar Aturan Financial Fair Play, City dan PSG Dilaporkan ke UEFA

Pihak La Liga mengajukan laporan resmi terkait Manchester City dan PSG kepada UEFA. Kedua klub dinilai telah melanggar aturan Financial Fair Ply (FFP) yang membahayakan ekosistem sepak bola di Eropa,

Diterbitkan 16 Juni 2022, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Saya memberi tahu Anda bahwa saya telah memutuskan untuk bertahan di PSG. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah Anda berikan kepada saya untuk bermain di Madrid, klub yang saya gemari sejak kecil,” tulis Mbappe dalam pesannya.

Keluhan

Kondisi itu tak pelak membuat La Liga ikut bergejolak. Sebelum mengajukan laporan resmi, otoritas Liga Spanyol juga diketahui sempat melontarkan keluhan terhadap cara PSG mempertahankan pemain bintangnya.

“Menanggapi pengumuman Kylian Mbappe (yang memilih) bertahan di Paris Saint-Germain, La Liga ingin menyatakan bahwa jenis perjanjian ini mengancam keberlanjutan ekonomi sepak bola Eropa, (serta) menempatkan ratusan ribu pekerja dan integritas olahraga dalam risiko jangka menengah, tidak hanya dari kompetisi Eropa, tetapi juga liga domestik kami.”

“Sangat memalukan karena klub seperti PSG, yang musim lalu merugi sebanyak 220 juta euro–dengan akumulasi kerugian 700 juta euro dalam beberapa musim terakhir–bisa membuat kesepakatan semacam ini. Sementara itu, klub-klub yang bisa mengontrak pemain tanpa mempermasalahkan gaji justru tak mampu melakukannya,” ungkap La Liga pada Mei.

Tawaran Gila

Laporan menyebut Mbappe memang diberi tawaran “gila” dan menggiurkan oleh Paris Saint-Germain. Klub yang dipimpin Nasser Al-Khelaifi itu kabarnya rela membobol bank demi mencegah kepergian pesepak bola asal Prancis.

Dilansir dari Liputan6.com, PSG akan memberi gaji 4 juta poundsterling atau setara dengan kurang lebih Rp73 miliar per bulan untuk Mbappe. Sang penggawa internasional Prancis juga bisa mendapatkan bonus 100 juta poundsterling di Parc des Princes.

Tak berhenti sampai di situ, Mbappe bakal diberi kekuatan untuk memengaruhi kebijakan klub di luar lapangan. Laporan Edu Aguirre dari El Chiringuito mengeklaim sang pemain berhak ikut bersuara dalam upaya pergantian manajer dan pengarahan kebijakan transfer di klub

Erling Haaland

Di sisi lain, Erling Haaland juga batal merumput di La Liga. Meski sempat menjadi subjek ketertarikan Barcelona dan Real Madrid, wonderkid asal Norwegia itu memutuskan bergabung dengan juara Liga Premier, Manchester City.

Transfer Haaland sebenarnya telah diisukan sejak akhir Mei. Akan tetapi, klub besutan Pep Guardiola baru mengesahkan penandatanganan sang pemain pada Senin (13/6/2022). Eks pemain Borussia Dortmund diperkenalkan kepada publik sebagai bagian resmi dari skuad The Citizens di Etihad.

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez mengaku kecewa pihaknya tak mampu bersaing untuk mendapatkan jasa Haaland. Krisis finansial yang dialami membuat Blaugrana nyaris tak dihiraukan dalam perebutan tanda tangan mesin pencetak gol Die Borussen itu.

“Sangat disayangkan karena kami sama sekali tidak bisa bersaing untuk mendatangkan dia. Kondisi keuangan yang minim membuat Barcelona kesulitan mendatangkan pemain top. Hal ini juga terjadi saat Dusan Vlahovic (memilih) bergabung dengan Juventus ketimbang Barca pada Januari lalu,” ujarnya dilansir dari Marca.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan