Sukses

Tim Putra Gagal di Piala Thomas dan SEA Games, Rionny Ungkap Penyebabnya!

Liputan6.com, Jakarta Pebulu tangkis putra Indonesia gagal mempertahankan Piala Thomas 2022 setelah dikalahkan oleh India pada partai final perebutan Piala Thomas. Di samping itu, tim beregu putri Indonesia juga gagal melaju ke babak final setelah dikalahkan Thailand. 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky menjelaskan alasan dari tim bulu tangkis putra. Mengenai Piala Thomas, Rionny menjelaskan bahwa tim putra sudah tampil maksimal, namun terdapat kendala. 

“Saya lihat teman-teman di Piala Thomas sudah maksimal, tapi sayang di final ada kendala seperti Jonatan (Christie) misalnya kaki kirinya tidak enak, begitu juga Ginting mungkin ada sesuatu tapi dia memaksakan untuk terus berjuang,” kata Rionny dilansir dari Antaranews.com, Kamis (26/5/2022). 

Lebih lanjut, Rionny juga meminta kegagalan di Bangkok dapat dijadikan evaluasi agar dapat tambil lebih baik di turnamen selanjutnya. 

“Saya harap mereka lebih siap, jadi kita jangan santai lagi untuk menghadapi lawan. Kemarin mungkin juga masih ada lengah karena status juara bertahan, tapi setelah ini harus jadi pelajaran untuk tim,” ujar Rionny. 

2 dari 3 halaman

Tim Beregu Putra SEA Games 2021

Sementara itu, tim beregu putra SEA Games 2021 yang diisi oleh pemain muda ini sudah sangat baik dalam fisik. Namun, Rionny menjelaskan ada faktor mental yang membuat timnas gagal mempertahankan gelar. 

“Mereka saya lihat agak kaget saat tampil dan akhirnya tidak bisa maksimal. Pemain muda ini rupanya ada rasa takut. Pemanasan sudah bagus, tapi secara mental kurang siap. Ini yang saya sampaikan sebagai kendala saat evaluasi tim.”

“Hasil kemarin harus jadi evaluasi, tapi saya berharap yang muda-muda ini bisa membuat kejutan di Indonesia Masters dan Open,” pungkasnya. 

3 dari 3 halaman

Agenda Pebulu Tangkis Selanjutnya

Selanjutnya, pebulu tangkis Indonesia akan menjamu pebulu tangkis dunia yang akan berlaga di Indonesia Master 2022. Kejuaraan super 500 ini akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2022) hingga Minggu (12/6/2022). 

Penulis: Jesslyn Koesman