Kejutan! Eddie Howe Masuk Nominasi Manajer Terbaik Liga Inggris

Premier League telah merilis lima kandidat manajer terbaik Liga Inggris musim 2021/22.

OlehFachri
Diperbarui 13 Mei 2022, 22:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Premier League telah merilis lima kandidat manajer terbaik Liga Inggris musim 2021/22. Kejutan terjadi ketika Eddie Howe, manajer Newcastle United termasuk di dalamnya. Selain Thomas Frank, sang nakhoda tim promosi yang mengejutkan, Brentford.

Selain nominasi manajer terbaik, Premier League juga mengumumkan nominasi pemain terbaik dan pemain muda terbaik musim 2021/22. Para fans bisa langsung memberi voting di situs resminya tersebut paling lambat sampai 16 Mei mendatang. Siapa saja yang masuk dalam nominasi manajer terbaik Liga Inggris musim 2021/22? Dilansir dari Premier League, berikut daftarnya!

1. Thomas Frank (Brentford)

Pelatih asal Denmark ini menikmati musim debut yang luar biasa di Premier League. Ia memimpin tim promosi Brentford ke posisi 13 serta mendapatkan pujian atas gaya permainan timnya yang menghibur. Dengan permainan tersebut, di musim ini Brentford telah mengalahkan Chelsea, West Ham United, dan Arsenal.

Secara statistik, dari 36 pertandingan yang dilakoni Brentford, Thomas Frank berhasil membawa The Bees menang 12 kali, imbang 7 kali, dan kalah 17 kali dengan memasukkan 44 gol dan kemasukan 52 gol sepanjang musim berlangsung. Ini mencatatkan Brentford sebagai tim promosi yang berhasil mengejutkan di musim 2021/22. Sebuah catatan yang apik untuk tim yang baru saja promosi!

2. Pep Guardiola (Manchester City)

Pelatih asal Spanyol itu menjaga asa untuk memenangkan penghargaan keempat kalinya dalam lima musim terakhir. Ia berambisi ingin mendapatkan gelar Liga Inggris secara back-to-back untuk Manchester City di musim 2021/22. Dengan dua pertandingan tersisa, timnya telah melampaui total poin mereka dari musim lalu dan hanya berjarak empat poin untuk memastikan gelar juara.

Pep Guardiola juga berhasil membawa The Citizens menang 28 kali, imbang 5 kali, dan hanya 3 kali menelan kekalahan. Manchester City terbilang subur, selama 36 pertandingan yang dilakoninya, mereka berhasil menyarangkan 94 gol dan hanya kemasukan 22 gol sepanjang musim ini. Sebuah catatan yang impresif!

3. Eddie Howe (Newcastle United)

Didatangkan di paruh musim setelah Newcastle United mendepak Steve Bruce dari kursi pelatih, Eddie Howe berhasil memberikan kontribusi yang positif untuk The Magpies. Newcastle United menjadi klub pertama dalam sejarah Liga Premier yang bertahan setelah tidak memenangkan satu pun dari 14 pertandingan pertama mereka.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tim asuhan Eddie Howe hanya memiliki lima poin ketika ia mengambil alih kursi pelatih pada November 2020. Tetapi sejak ia memimpin Newcastle United, tim tersebut naik ke peringkat 14 klasemen dengan 43 poin, termasuk sembilan pertandingan tak terkalahkan. Eddie Howe mencatatkan 25 permainan dengan Newcastle United dengan menghasilkan 11 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 9 kekalahan. Catatan yang tidak terlalu buruk untuk pelatih yang menukangi tim yang sedang dalam masa transisi menuju kejayaannya!

Halaman
Show All
FachriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan