Mengenal Senam Ritmik: Sejarah, Kategori Pertandingan, dan Manfaatnya

Senam ritmik merupakan salah satu disiplin senam yang kerap dipertandingkan dalam kompetisi internasional. Simak sejarah, kategori perlombaan, dan manfaat melakukan senam ritmik melalui artikel berikut ini!

Diterbitkan 09 April 2022, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Senam ritmik merupakan disiplin yang rangkaian gerakannya dilakukan dengan mengikuti iringan musik. Melansir buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (2017) karya Syarifudin dan Sudrajat Wiradihardja, senam ritmik juga disebut sebagai senam irama.

Senam ritmik pertama kali digagas oleh Jean-Georges Noverre (1727–1810), Francois Delsarte (1811–1871) dan Rudolf Bode (1881–1970). Ketiga tokoh ini mempromosikan penggabungan ekspresi atau mimik wajah dengan gerakan tubuh demi menciptakan koreografi yang indah.

Seiring dengan perkembangan zaman, senam ritmik ikut mengalami kemajuan. Pada 1929, tokoh bernama Hinrich Medau menciptakan rangkaian gerak gimnastik modern dengan menggunakan properti pendukung seperti bola, tali, pita, dan sebagainya.

Tak heran jika senam ritmik yang populer saat ini juga banyak dilakukan dengan mengombinasikan peralatan olahraga. Melansir Liputan6.com, senam ritmik yang dilakukan dengan bantuan alat-alat tersebut kerap dikenal dengan istilah senam ritmik sportif.

Pandangan lain juga menyebut senam ritmik merupakan olahraga yang terkait dengan senam artistik wanita dari abad ke-18. Pada 1963, senam ritmik memperoleh pengakuan sebagai disiplin resmi dari Federasi Senam Internasional (FIG). Tak lama berselang, kejuaraan dunia senam ritmik pun mulai digelar.

Dilansir dari laman Britannica, senam ritmik pertama kali diangkat sebagai kompetisi resmi dalam Olimpiade 1984. Disiplin ini semula hanya dipertandingkan secara individu. Namun, pada Olimpiade 1996, perlombaan senam ritmik akhirnya diadakan secara kelompok.

Kategori Pertandingan

Selaras dengan perkembangan di atas, kompetisi senam ritmik selanjutnya dipertandingkan dalam dua kategori, yakni individu dan kelompok. Kategori individu dilakukan oleh pesenam tunggal yang menggunakan satu alat dalam kurun waktu satu hingga satu setengah menit.

Sementara itu, kategori kelompok dilakukan oleh enam pesenam beserta enam peralatan selama dua setengah sampai tiga menit. Tiap-tiap kategori dalam senam ritmik dilakukan dengan iringan alat musik, seperti piano.

Terdapat pula aturan khusus untuk alat yang digunakan sebagai properti dalam senam ritmik. Melansir Liputan6.com, panjang tali senam ritmik dapat disesuaikan dengan tinggi masing-masing pesenam. Akan tetapi, apabila peserta memilih menggunakan bola plastik atau karet, properti tersebut harus memiliki diameter 18–20 cm dan berat minimal 400 gram.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selanjutnya, properti berupa pita harus memiliki ukuran setebal satin, yakni 4 cm dengan panjang 7 meter. Pita selanjutnya ditempelkan pada tongkat kayu yang ramping dan fleksibel dengan panjang kurang lebih 50–60 cm. Untuk aparatusnya, peserta bisa memilih warna selain emas, perak, atau perunggu.

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan