Deretan Provokasi yang Menimpa Timnas Indonesia di Piala AFF: Tembakan Laser hingga Rasisme Suporter

Simak deretan aksi provokatif yang pernah menimpa Timnas Indonesia di Piala AFF melalui artikel berikut

Diterbitkan 01 Januari 2022, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kala itu, suporter Malaysia diketahui mengarahkan tembakan laser ke kiper Skuad Garuda Markus Haris Maulana. Timnas Indonesia akhirnya gagal merebut gelar Piala AFF perdananya, setelah menyerah 0–3 pada laga ini, dan menang 2–1 di leg kedua.

2. Kartu Merah Abduh Lestaluhu (Piala AFF 2016)

Bek Timnas Indonesia Abduh Lestaluhu sempat diganjar kartu merah akibat aksinya menendang bola ke arah bench lawan dalam pertandingan leg kedua final Piala AFF 2016 kontra Thailand pada Sabtu (17/12/2016) silam.

Meski demikian, pelatih Alfred Riedl dan para penggemar sepak bola Tanah Air nampaknya tak menaruh kekesalan pada Abduh. Pasalnya, ofisial tim Thailand dinilai lebih dulu melakukan provokasi pada sang pemain.

Emosi Abduh terpancing ketika ofisial Tim Gajah Perang mengulur waktu pertandingan dengan menahan bola. Padahal, Timnas Indonesia hendak melakukan lemparan ke dalam. Abduh yang sudah berupaya meminta bola jadi tidak sabar dan melepaskan tendangan ke bench lawan.

Alhasil, dirinya dijatuhi kartu kuning oleh wasit. Skuad Garuda kala itu juga gagal merebut trofi Piala AFF usai kalah agregat 2–3 dari Tim Gajah Perang.

3. Selebrasi Timnas Singapura (Piala AFF 2020)

Indonesia berhadapan dengan Singapura pada semifinal Piala AFF 2020. Kedua tim terlibat pertarungan sengit di leg kedua, usai mencatatkan hasil imbang 1–1 di leg perdana.

Berlaga di National Stadium, Singapura, pada Sabtu (25/12/2021), anak-anak asuh Shin Tae-yong unggul lebih dulu berkat gol dari Ezra Walian di menit ke-11. Akan tetapi, Indonesia harus rela berbagi skor dengan Timnas Singapura jelang turun minum, setelah Song Ui-yong mencatatkan namanya di papan skor.

Momen penyamaan kedudukan oleh The Lions rupanya menimbulkan friksi di bench Indonesia dan Singapura. Pasalnya, sejumlah pemain tuan rumah disebut melakukan selebrasi yang memancing emosi. Pihak keamanan bahkan turun tangan meredam perselisihan kedua tim.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tak menampik adanya situasi tersebut. Meski demikian, dalam konferensi pers pasca pertandingan, pelatih asal Korea Selatan ini menegaskan tidak ada masalah besar yang terjadi antara skuadnya dan kubu Singapura

4. Rasisme Suporter Singapura (Piala AFF 2020)

Tindakan provokatif lain juga terjadi di tribun penonton dalam laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020 antara Indonesia vs Singapura di National Stadium, Singapura, Sabtu (25/12/2021).

Kala itu, suporter Singapura terlibat pertikaian dengan pemain Indonesia yang berada di tribun. Laporan menyebut suporter melakukan provokasi kepada penggawa Skuad Garuda, Marckho Sandy Meraudje, yang sedang tidak bermain di lapangan.

Peristiwa ini berlanjut di media sosial ketika seorang suporter bernama Nick Mikhail, mengunggah momen kericuhan di tribun penonton sambil menyertakan keterangan bernada rasialis di media sosial.

Meski demikian, Nick akhirnya mempublikasikan permintaan maaf atas aksinya. Ia mengaku tindakan tersebut terjadi lantaran dirinya terlalu emosional saat pertandingan berlangsung.

 

Penulis: Melinda Indrasari

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan