Kaleidoskop 2021: Sederet Kabar Duka di Dunia Olahraga, Mulai dari Atlet Berpulang hingga Sanksi WADA

Di balik euforia dunia olahraga yang tengah menggebu-gebu, terdapat kabar duka yang menyelimuti sepanjang tahun 2021.

Diperbarui 31 Desember 2021, 12:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penghujung tahun 2021 hanya tinggal menghitung hari. Berbagai kenangan tak terlupakan telah merasuki jiwa-jiwa yang hidup di Tanah Air.

Tak terkecuali bagi para pecinta olahraga. Banyak momen indah yang telah terukir rapi di sepanjang tahun ini.

Mulai dari medali emas di ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang dicetak oleh ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, raihan medali Paralimpiade Tokyo 2020 yang dimotori Leani Ratri, kembalinya Piala Thomas ke pangkuan Ibu Pertiwi, hingga kesuksesan Sirkuit Mandalika meraih atensi.

Kembalinya Liga 1, euforia kemenangan Italia di Euro 2020, sampai permainan cantik Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 juga menambah sorak-sorai kegembiraan para pecinta olahraga, terutama sepak bola.

Bisa dibilang, tahun ini, menjadi titik balik bagi sektor olahraga untuk mengembalikan gairahnya kembali. Hanya saja, sederet momen kebahagiaan ini tak luput dari adanya kabar duka yang melanda dunia olahraga dalam negeri.

Tercatat, beberapa legenda olahraga Indonesia harus berpulang tahun ini. Kegagalan beberapa atlet untuk berlaga di ajang kejuaraan dan sanksi tidak diperbolehkannya bendera Merah Putih dikibarkan turut menjadi kisah gobar hati yang harus dihadapi.

Serangkaian kabar duka tahun ini telah dirangkum Liputan6.com dalam Kaleidoskop 2021. Simak ranngkumannya pada halaman berikut ini:

Dipaksa Mundur dari All England

Kejadian memilukan menimpa Indonesia di ajang All England 2021. Seluruh pemain yang tengah beraksi di turnamen legendaris ini harus ‘diusir’ paksa oleh pihak penyelenggara.

Tim Indonesia harus melakoni isolasi mandiri selama 10 hari usai kedapatan berada di dalam pesawat yang terdapat penumpang positif Covid-19. Instruksi ini diamini BWF pasca menerima masukan dari otoritas kesehatan Inggris (NHS).

>Namun, anehnya, keputusan ini dinilai berat sebelah. Sebab, selain Tim Indonesia, ada 7 atlet dari negara lainnya yang kedapatan satu pesawat dengan penumpang yang dinyatakan positif Covid-19. Hanya saja, mereka tidak dapat perlakuan serupa.

Padahal, sudah ada atlet yang berlaga di ajang legendaris ini. Salah satunya tunggal putra Indonesia, Jonathan Christie. Pemain yang akrab disapa Jojo ini telah dinyatakan lolos ke babak kedua All England 2021 usai mengalahkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand 21-13 dan 24-22.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Alhasil, dengan kebijakan yang dinilai setengah-setengah dan tidak matang ini, Tim Indonesia harus menelan pil pahit. Tim Indonesia akhirnya memutuskan kembali ke Tanah Air dengan segudang kekecewaan.

Halaman
Show All
Dzaky Nurcahyo, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan