Bola Ganjil: Periode Emas Sepak Bola Kolombia

Sepak bola setiap negara memiliki periode keemasan tertentu. Kolombia yang merasakannya selepas Perang Dunia II.

Diterbitkan 23 Desember 2021, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Boca Juniors de Cali memboyong pemain Paraguay Atilio Lopez. Sementara Cucuta Deportivo membentuk tim berbasis Uruguay. Mereka menggaet Julio Terra, Alcides Manay, Juan Jose Tulic, Dardo Acuna, Lauro Rodriguez, Washington Barrios, Luis Alberto Miloc, Carlos Zunino, Abraham Gonzalez, Ramon Villaverde, Julio Ulises Terra, Juan Deluca, Juan Carlos Toja, Schubert Gambetta, Eusebio Tejera, Antonio Sacco, dan Bibiano Zapirain. Beberapa nama itu membela tim yang menjuarai Piala Dunia 1950.

Deportes Caldas, Deportivo Cali, Deportivo Pereira, dan Independiente Medellin juga mendatangkan pemain impor.

Manuver Millonarios FC Berikutnya

Deportivo Samarios mengambil langkah ekstrim. Mereka membentuk tim yang berisi 10 pemain Kolombia, delapan asal Hungaria, dua dari Yugoslavia, serta masing-masing satu warga negara Austria, Argentina, Italia, dan Rumania.

Independiente Santa Fe merekrut Hector Rial dari Argentina, yang kemudian jadi bintang Real Madrid. Turut datang Rene Pontoni serta trio Inggris Neil Franklin, George Mountford, dan Charlie Mitten.

Millonarios FC sendiri tidak berhenti Pedernera. Mereka kembali ke Argentina untuk merekrut Alfredo Di Stefano, Julio Cozzi, dan Nestor Rossi. Selain itu, Millonarios FC juga menggaet Billy Higgins dari Everton serta Bobby Flavell asal Heart of Midlothian.

Berakhir 1950

Kehadiran nama-nama tersebut membuat kualitas sepak bola di Kolombia meningkat. Sayang hanya masyarakat lokal yang bisa menikmati.

Periode emas ini pun berlangsung relatif singkat. FIFA mengangkat sanksi pada 1950 usai menandatangani kesepakatan dengan DIMAYOR.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan