Sukses

Siap-siap, Manajer Baru MU Harus Hadapi Masalah Pemain Warisan Masa Lalu

Liputan6.com, Jakarta Manchester United atau MU masih mencari manajer baru pengganti Ole Gunnar Solskjaer. Nama Zinedine Zidane, Erik Ten Hag, Mauricio Pochettino, Brendan Rodgers, atau bahkan Michael Carrick masuk dalam kandidat.

Namun, siapa pun yang mengisi kekosongan jabatan manajer MU, dia harus bersiap menghadapi longsoran pemain dengan transfer mahal dan sebelumnya dibuang pelatih sebelumnya, dengan berbagai alasan.

Setan Merah telah mencoba untuk keluar dari masalah sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson. Tapi, rute mereka kembali ke kejayaan tidak menunjukkan tanda-tanda kemajuan meski dibantu kekuatan finansial tahunan.

Dalam daftar itu ada Angel Di Maria, Radamel Falcao, Paul Pogba, Bruno Fernandes, Romelu Lukaku, Jadon Sancho, dan terus berlanjut hingga Ronaldo.

Banyak pemain besar, dengan reputasi besar, dan bahkan gaji yang lebih besar telah memasuki Theatre and Dreams – sayangnya bagi United, masalah terbesar mereka saat ini adalah terlalu banyak yang datang dan mereka masih ada.

2 dari 5 halaman

Terdampar

Selama satu minggu terakhir era Solskjaer yang menyakitkan di Old Trafford, Alex Telles, Antony Martial, Donny van de Beek, Eric Bailly, Diogo Dalot, Juan Mata, Dean Henderson, dan Jesse Lingard semuanya mengklaim bahwa mereka masih disesatkan tentang peluang mereka musim ini.

Seperti dilansir ESPN, tidak termasuk Lingard dan Henderson yang datang melalui sistem akademi United, para pemain yang terdampar di padang gurun Old Trafford membuat klub menelan biaya 193 juta poundsterling.

3 dari 5 halaman

Bertabur Bintang

Empat era manajerial yang berbeda bertanggung jawab atas kedatangan mereka, saat David Moyes menandatangani Mata (37 juta pounds), Louis van Gaal mendatangkan Martial (58 juta pounds), Jose Mourinho berinvestasi di Bailly (30 juta pounds) dan Dalot (19 juta pounds), dan Solskjaer menambahkan van de Beek (35 juta pounds) dan Telles (14 juta pounds).

Ketika seorang manajer baru United didatangkan, percakapan pasti akan mengarah pada personel bertabur bintang yang akan memulai revolusi mereka sendiri.

4 dari 5 halaman

Reruntuhan

Tapi tidak ada manajer yang bisa mengharapkan musim yang stabil dan sukses di Old Trafford jika dibangun di atas reruntuhan yang ditinggalkan oleh manajer sebelumnya.

Pep Guardiola memulai usahanya sejak awal di Manchester City dengan talenta baru senilai hampir 200 juta pounds. Namun sepakan Catalan itu juga mengawali eksodus kejam para bintang yang ditinggalkan Manuel Pellegrini dan Roberto Mancini.

Leroy Sane, Ilkay Gundogan, John Stones, Gabriel Jesus, Nolito, dan Claudio Bravo masuk melalui pintu putar, sementara Eliaquim Mangala, Wilfried Bony, Joe Hart, Edin Dzeko, Sami Nasri, Stevan Jovetic, dan Jason Denayer keluar dari sisi lain .

5 dari 5 halaman

Liverpool

Jurgen Klopp melakukan hal serupa di jendela transfer musim panas pertamanya di Liverpool, karena kedatangan sebelumnya dari era Rodgers seperti Christian Benteke, Lazar Markovic, Mamadou Sakho, dan Mario Balotelli dengan cepat pindah.

Dan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik, The Reds bahkan berhasil mengontrak Sadio Mane, Georginio Wijnaldum, dan Joel Matip, tanpa pengeluaran bersih mereka menjadi minus.