Sukses

Serang Barcelona, Louis van Gaal: Mereka Cuma Bisa Menyalahkan Orang Asing

Liputan6.com, Jakarta Pelatih timnas Belanda, Louis van Gaal menyindir mantan timnya, Barcelona. Van Gaal menyebut, pelatih dan pemain asing selalu menjadi kambing hitam ketika Barcelona terpuruk.

Barcelona sedang berada di titik rendah usai ditinggal sang kapten, Lionel Messi. Di bawah asuhan pelatih asal Belanda Ronald Koeman, Barcelona tercecer di peringkat sembilan klasemen dengan 12 poin.

Dari tujuh pertandingan, Barcelona baru menang 3 kali, imbang 3 kali, dan kalah 1 kali. Hasil buruk itu sempat memunculkan rumor kalau Koeman bakal dipecat.

"Ketika semuanya berjalan baik dan Anda berkontribusi bagus, seperti yang dilakukan Frenkie de Jong, maka tak perlu ada yang dikhawatirkan," kata Van Gaal seperti dilansir Sportskeeda.

"Tetapi ketika semuanya carut-marut, orang-orang Barcelona selalu mencari kambing hitam orang asing, itu terjadi kepada pelatih," ujarnya menambahkan.

Van Gaal tidak asal bicara. Ia pernah melatih Barcelona dari Juli 1997 hingga Mei 2000 dan Juli 2002 hingga Januari 2003. Meski mempersembahkan empat gelar, Van Gaal akhirnya harus angkat kaki setelah terlibat perseteruan dengan beberapa pemainnya termasuk Rivaldo.

 

 

2 dari 3 halaman

Soal Frenkie De Jong

Di sisi lain, Van Gaal juga angkat bicara soal Frenkie de Jong. Ia memuji De Jong sebagai gelandang yang banyak berlari.

De Jong dinilai juga punya kemiripan dengan rekannya di Barcelona, Sergio Busquets. "Di tim nasional (Belanda, red), posisinya mirip Busquets. Dia bermain sebagai gelandang tengah untuk saya," kata Van Gaal.

"Saya pernah bermain di posisi itu dan Anda biasanya tidak banyak berlari, tetapi dia melakukannya," katanya mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Statistik Van Gaal Saat di Barcelona

Melatih

1 Juli 1997 - 20 Mei 2000: 171 pertandingan, 95 menang, 32 imbang, 44 kalah

1 Juli 2002 -28 Januari 2003: 30 pertandingan, 16 menang, 5 imbang, 9 kalah

Trofi

La Liga: 2

Copa del Rey: 1

Piala Super Eropa: 1