Sukses

Ada Peran Sport Science di Timnas U-19 Indonesia

Liputan6.com, Jakarta- Di era modern seperti saat ini peran teknologi sudah merambah berbagai bidang. Olahraga juga tak lepas dari peran teknologi khususnya seperti dalam masalah penanganan serta pencegahan cedera baik itu atlet profesional. Timnas U-19 Indonesia juga sudah memanfaatkan Sport Science.

Di Indonesia sendiri, penyedia Sport Science masih sangat sedikit. Salah satunya adalah KineticX Indonesia yang dipercaya timnas U-19 Indonesia dalam mempersiapkan tim jelang Piala Asia.

“Saat ini Sport science menjadi salah satu poin yang sedang disoroti oleh Menpora untuk menunjang prestasi atlet, dimana data yang dihasilkan bersifat objektif dan menjadi dasar bagi fisioterapis untuk membuat program pencegahan cedera maupun digunakan oleh pelatih fisik untuk meningkatkan performance fisik atlet," kata Asep Azis, Founder KineticX yang juga dikenal sebagai fisioterapis olahraga di Tanah Air.

"Contohnya persiapan Tim Nasional Sepakbola U-19 dan U-16 jelang Piala Asia, bekerjasama dengan KineticX untuk membantu pelatih kepala sampai sejauh mana persiapan fisik mereka yang nantinya tercatat dengan detail kelebihan dan kekurangannya. Hal yang sama berlaku juga bagi para sport enthusiast, melalui sport science, mereka bisa memahami sampai sejauh mana kondisi tubuh mereka sehingga bisa mencegah terjadinya cedera yang tidak diinginkan dan membantu fokus pencapaian target mereka dalam berolahraga."

Selain timnas U-19, beberapa tim olahraga di Indonesia juga mulai memperhatikan Sport Science. Asep mengaku KineticX telah melakukan ribuan kali testing dan treatment kepada beberapa client baik secara personal maupun team seperti misalnya Evan Dimas Darmono, Rizky Ridho Ramadhani, team basket Surabaya Fever, Timnas Futsal Indonesia, Timnas Sepakbola U-19, team Futsal Bintang Timur Surabaya, dan beberapa cabor dari KONI Jatim.

 

 

2 dari 4 halaman

2020

"Untuk range harganya terjangkau sesuai dengan kebutuhan sekitar 350.000-900.000. Jenis testnya seperti human movement test, strength & balance test, return to sport test, power test dan masih banyak lagi jenis pemeriksaan sport sciencenya," tegas Asep.

KineticX hadir di tahun 2020 di Surabaya karena adanya permasalahan yang timbul akibat subjektifitas pengambilan data fisik atlet, kondisi atlet pasca cedera hingga return to sport, dimana kineticX melalui PT. Teknologi Kinetik Indonesia bekerjasama dengan VALD PERFORMANCE Australia yang terbukti telah membantu lebih dari 850 tim elite olahraga profesional seperti di liga sepakbola premier league, hingga liga lainnya di eropa, begitu juga di NBA, NFL, MLB, AFL, NCAA dalam Human Measurement Technologies yang hasilnya digunakan untuk performance, injury risk analysis, serta rehabilitation.

3 dari 4 halaman

Peluang

“Kita rutin melakukan medical checkup untuk mengecek kesehatan, tetapi belum banyak yang mengetahui mengenai profil fisik tubuhnya yang diperlukan untuk tetap bisa berolahraga dengan aman dan nyaman, baik dengan maupun tanpa riwayat cedera. Jadi peluang bisnis sport science ini masih sangat terbuka lebar dan perlu waktu untuk meningkatkan awareness dari orang mengenai pentingnya melakukan body checkup secara rutin terutama jika kita memiliki riwayat cedera," lanjut Asep.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: