Sukses

Mengenal Lebih Dekat Ring Girl ONE Championship Lewat Beyond Beauty

Liputan6.com, Jakarta - Ring girl memberi nuansa berbeda di setiap ajang ONE Championship. Kehadiran mereka menjadi penyeimbang pada ajang yang kental aroma kekerasan.

Meski begitu, ring girl bukan hanya sekedar pemanis. Mereka juga memiliki talenta lain di luar penampilan pada setiap jeda duel seniman bela diri terbaik.

Keterampilan para ring girl terangkum dalam sebuah serial Beyond Beauty yang diproduksi ONE Championship. Terdapat delapan episode yang dapat disaksikan melalui kanal resmi di Facebook ataupun lewat ONE Super App. Chef terkenal asal Korea Selatan Seonkyoung Longest menjadi pemandu serial ini.

Dalam episode pertama, Lee Jina menjabarkan hobinya tentang musik dan menjadi DJ. Selain talenta tersebut, Jina juga memamerkan kemampuan linguistik dengan menguasai tiga bahasa yakni Inggris, Mandarin, dan Korea.

Selain kerap menghabiskan waktu untuk berlatih keras di gym, Jina juga hobi membaca buku untuk mempertajam pikirannya di waktu senggang.

Ingin melihat dunia dan mengembangkan pengetahuannya mengenai berbagai budaya, Jina percaya ONE Championship telah memberikan kesempatan untuk itu.

2 dari 3 halaman

Aksi Lee Bomyi

Episode lain menampilkan Lee Bomyi dan hobinya dalam menari. Setelah lulus dengan gelar jurusan program komputer, Bomyi ingin mengambil arah lain dan mengejar mimpinya dengan menjalani debut sebagai model balap Korea dan tampil sebagai DJ pada tahun 2015.

Perubahan dalam kariernya ini membawanya menjadi salah satu grid girl dari Superrace, ajang balap nomor satu di Korea Selatan. Bomyi telah rutin tampil bersama ONE Championship sebagai ring girl sejak April 2016.

Berkat paras dan suara merdu, Bomyi masuk grup bernama Diana. Saat ini dia terbang ke berbagai lokasi di Asia untuk mempertunjukkan bakatnya.

3 dari 3 halaman

Episode Lain

Pada episode lain, para ring girl ditantang untuk memasak japchae, sebuah makanan khas asal Korea Selatan.

Mereka juga terlibat aksi sosial di Filipina dengan mengunjungi sebuah panti asuhan untuk berinteraksi dengan anak kurang mampu.