Sukses

PSSI dan PT LIB Belum Tentukan Skema untuk Kelanjutan Kompetisi

Jakarta - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) masih menghimpun opsi untuk menemukan skema terbaik terkait kelanjutan kompetisi. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yoyok Sukawi, menyebut belum menggagendakan pertemuan antara PSSI dan PT LIB terkait nasib kompetisi.

PSSI mewacanakan opsi melanjutkan kembali kompetisi sepak bola Indonesia. Wacana itu muncul dalam pertemuan virtual dengan klub Liga 1 dan Liga 2 pada Selasa (3/6/2020).

Selain mewacanakan kompetisi kembali bergulir, PSSI juga berencana menaikkan dana subsidi menjadi Rp800 juta buat klub Liga 1. Selain itu, ada wacana juga bila kompetisi dilanjutkan hanya terpusat di Pulau Jawa.

Sampai saat ini, Yoyok Sukawi menyebut semuanya masih dalam bentuk usulan dari PSSI. Keputusan akhirnya tetap berada dalam rapat Anggota Exco dengan PSSI yang belum diketahui kapan bakal digelar.

"Pelaksana Tugas Sekjen PSSI dan PT LIB sedang menghimpun aspirasi dan skema terbaiknya. Kalau sudah selesai, akan diajukan saat rapat dengan Exco," kata Yoyok Sukawi kepada Bola.com, Rabu (3/6/2020).

Yoyok menambahkan pihaknya sampai saat ini akan menunggu keputusan terbaik yang akan dibahas dalam rapat Exco. Mereka tidak ingin memberikan tekanan kepada PSSI dan PT LIB supaya keputusan yang akan dibahas menjadi yang terbaik.

"Nanti akan diumumkan oleh Ketua PSSI. Saya belum tahu kapan rapat dengan Exco. Tunggu saja PSSI dan PT LIB supaya bekerja. Tidak usah dikejar-kejar. Malah tidak baik kalau buru-buru," tegas Yoyok Sukawi.

2 dari 2 halaman

Terapkan Protokol Kesehatan

PSSI disebut memberikan opsi melanjutkan kompetisi untuk melihat kepentingan yang lebih besar, yakni Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Meski demikian, pihaknya tetap menjamin adanya penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Jadi opsi untuk status kompetisi Liga 1 dan 2 adalah kompetisi lanjutan. Kompetisi akan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat. Tadi dokter Syarif Alwi juga telah memberikan paparan kepada seluruh klub," ucap Pelaksana Tugas Sekjen, Yunus Nusi

PSSI juga siap memberikan payung hukum kepada pemain dan pelatih terkait kontrak begitu kompetisi bergulir lagi. Untuk itu, PSSI berencana melakukan diskusi lanjutan untuk membahas hal itu.

Disadur dari Bola.com (Zulfirdaus Harahap/Benediktus Gerendo P., published 3/6/2020)