Rudy Agustian Menempuh Segala Jalan yang Ada
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2863405/original/089267600_1564039758-RUDY-AGUSTIAN-ASH_2660.jpg)
Salah satu cedera berat yang Rudy alami dan memberi kesan tersendiri adalah saat ia mengalami cedera rusuk, dari pukulan yang ia alami pada tubuhnya.
“Dari sekian banyak cedera, rusuk bergeser itu agaknya yang bikin saya paling menderita. Patah hidung, patah jari, atau hanya keseleo itu semua saya masih bisa beraktivitas walau agak mengganggu saja,” ujarnya.
“Saat rusuk geser, saya benar-benar tidak bisa apa-apa. Bangun tidur saja mesti dibantu; rasanya sakit, sesak, dan ada beberapa gerakan yang membuat rusuk itu seperti beradu dan gesernya kambuh. Itu seperti kena uppercut rasanya. Sialnya, saya kena sampai 3 kali di rusuk yang berbeda,” lanjut “The Golden Boy”.
Hal tersulit dari sebuah cedera adalah saat menyadari kebebasannya terenggut untuk sementara waktu karena harus beristirahat.
“Cedera rusuk itu bikin saya jadi tidak bisa apa-apa, benar-benar hanya di kamar dan main ponsel saja. Sempat takut jika tubuh tidak bisa kembali seperti normal lagi; merasa paranoid dan down juga,” ungkapnya.
“Saya sudah ke rumah sakit, sudah mendatangi pengobatan tradisional bahkan sampai ke Pandeglang. Saya diurut, dijampi, menjalani rontgen, dibalut lagi; semuanya sia-sia,” kenangnya.
“Ternyata cara pemulihannya hanya bedrest dan akan sembuh sendiri. Sembuh total akhirnya dalam waktu kurang dari 2 bulan, sebelumnya sudah mulai lumayan membaik dalam tempo kurang lebih 3 minggu hingga 1 bulan,” ujar perwakilan sasana Strive MAA / Golden Camp ini.
Namun Rudy bisa mengatasi hal tersebut dengan pikiran positif, yang membuatnya tak patah arang meski laga selanjutnya semakin mendekat.
“Saya merasa cukup stress dan saat itu sedang periode persiapan tanding. Jadi sungguh merasa kecewa sama semua yang terjadi. Saya selalu berpikir; semua pasti ada hikmahnya dan selalu melihat dari sisi positifnya maka badai pasti berlalu. Here I am; saya masih di sini, masih aktif dan makin bersinar!” pungkas petarung divisi flyweight itu.
Semangat Tinggi Bantu Egi Rozten Taklukkan Cedera
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3093728/original/097335500_1585973183-Egi-Rozten-IMG_2746.jpg)
Salah satu cedera yang membekas bagi Juara tinju regional ini adalah luka pada ibu jari tangannya, yang terjadi dua tahun yang lalu.
“Cedera parah yang saya alami terjadi tepatnya pada 2018 awal. Itu terjadi dalam pertandingan tanpa persiapan, karena saya Sebagai fighter pengganti hanya dengan jeda waktu 8 jam pemberitahuan di hari H pertandingan,” ujarnya.
“Cedera yang saya alami terjadi di ibu jari tangan kanan saya, yang mengalami dislokasi parah. Mungkin karena adrenaline masih tinggi, maka setelah pertandingan berakhir barulah saya merasakan cedera tersebut” ungkapnya lagi.
Saat dihadapkan pada pilihan untuk menjalani operasi atau metode lainnya, Egi mengaku mempertimbangkan proses pemulihan. Jika langkah operasi ia ambil, maka ia merasa harus beristirahat lama.
“Saya langsung dibawa ke rumah sakit dan disarankan oleh dokter ortopedi untuk operasi. Saya berpikir bahwa akan terpaksa istirahat lama jika dioperasi. Maka saya putuskan untuk pulang dan mengobati dengan dengan terapi pijat tradisional,” lanjut perwakilan IndoGym ini.
“Dengan menjalani terapi cedera, saya mulai berangsur pulih. Saya mulai kembali dan bersemangat untuk kesembuhan fisik dan mental saya untuk pulih dari cidera. Saya bangkit untuk memikirkan pertandingan berikutnya,” tutup atlet divisi flyweight ini.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528977/original/025088700_1773301964-BGN_klaim_pendaftaran_PPPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5249187/original/085359700_1749630481-PejalanKaki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8219345/original/056761200_1781079103-koperasi_desa-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2824801/original/057495400_1560139798-Anthony-Engelen-IMG_2952-1200x800.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514835/original/085134500_1772110488-Sangarthit-Looksaikongdin-Suablack-Tor-Pran49-ONE-Friday-Fights-114-48-scaled.jpg)