Sukses

FIFA Beri Penghormatan untuk Tenaga Medis yang Perangi Corona Covid-19

Liputan6.com, Zurich - FIFA memberikan penghormatan khusus kepada para tenaga medis yang berjuang keras memerangi pandemi virus corona Covid-19 di seluruh dunia.

David Beckham, Harry Kane, dan Harry Maguire menjadi perwakilan pesepak bola dalam kampanye FIFA untuk mengapresiasi para pekerja kesehatan di belahan bumi manapun yang profesional berada di garis depan melawan corona Covid-19.

Seperti dilansir Sky Sports, melalui satu gagasan yang diberi nama #WeWillWin, FIFA menghimpun 50 pesepak bola terhebat di masa lalu dan kini untuk menyanjung upaya para pekerja medis yang mempertaruhkan hidup mereka dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Mantan kapten timnas Inggris David Beckham, menyebut bahwa para pesepak bola terbiasa mendapat tepuk tangan saat berada di lapangan. Tapi, kali ini para pesepak bola yang memberikan tepuk tangan untuk seluruh pekerja medis yang bekerja keras melawan corona Covid-19.

"Kami mendapat kesempatan untuk menunjukkan penghargaan kami bagi banyak orang yang mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi nyawa kita," kata Beckham.

"Anda adalah pahlawan kemanusiaan dan kami ingin menunjukkan bahwa semua dari sepak bola mendukung Anda dan semua yang Anda lakukan untuk melindungi kami semua," tutur eks bintang Real Madrid itu.

2 dari 3 halaman

Penghargaan dari FIFA

Para legenda sepak bola dunia seperti Pele, Diego Maradona, Zinedine Zidane, hingga Ronaldo Luiz Nazario juga mendukung langkah FIFA dalam memberi penghargaan untuk para tenaga medis.

Kapten Timnas sepak bola putri Amerika Serikat, Carli Lloyd, ingin menunjukkan dukungan penuh terhadap profesi yang bergerak di bidang kesehatan seperti dokter, perawat, dan yang lainnya, karena harus menghadapi risiko besar dalam situasi seperti sekarang. 

3 dari 3 halaman

Dedikasi dan Profesionalisme

"Mereka berada di garis depan dalam melawan virus corona, bekerja sebagai tim untuk menaungi kita, untuk melindungi kita dan menjaga kita tetap sehat," ungkap Carli Lloyd.

"Berkat dedikasi dan profesionalisme mereka, yang didukung oleh komitmen mutlak setiap orang untuk mengikuti aturan dari setiap otoritas kesehatan nasional masing-masing, sehingga kita akan menang," ucap pemain berusia 37 tahun ini.