3 Langkah Penting yang Bakal Bawa Lagi Real Madrid Raih Kejayaan

Selama beberapa tahun terakhir, Real Madrid terkenal dengan cara mereka dalam membentuk skuat. Menambahkan hanya satu superstar tidak akan cukup buat Madrid

Diterbitkan 11 April 2020, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pemain Muda

Tulang punggung yang membawa Real Madrid meraih empat gelar Liga Champions dalam lima tahun terakhir, adalah Ramos, Marcelo, Luka Modric, KToni Kroos, Ronaldo, Benzema dan Bale. Kelompok inti pemain ini menyentuh ketinggian yang tidak pernah dimiliki sebelumnya.

Mereka mengantar ke salah satu era El Real yang sarat trofi. Tapi, setelah memenangkan semua itu, mereka tidak memiliki daya tahan fisik dan mental yang tersisa untuk bersaing di level tertinggi.

Ini bukan untuk mengatakan bahwa mereka harus dibuang dan dijual segera. Mereka harus secara bertahap dikeluarkan ketika sudah ada yang mengambil tempatnya.

Zidane dan Florentino Perez sangat hati-hati memilih beberapa talenta muda terbaik selama beberapa tahun terakhir. Eder Militão dan Benjamin Mendy harus diberi waktu lebih banyak dan Achraf Hakimi dan Sergio Reguilon harus dibawa kembali untuk memberikan opsi tambahan saat Ramos dan Marcelo absen.

Manajer dan Filosofi

Penyebab kursi panas manajer Real adalah kesuksesan langsung yang diprioritaskan ketimbang mengembangkan proyek jangka panjang. Rasa lapar ini telah membawa banyak kemenangan bagi klub, tetapi sudah waktunya mereka mempertimbangkan untuk mendukung manajer lebih lama dan memungkinkan mereka untuk menanamkan filosofi dengan langgeng.

Zidane menuntut rasa hormat dari para pemain di sekitarnya dan telah membuktikan dirinya sebagai seorang ahli taktik dan, yang lebih penting, seorang pemenang. Dia juga pemandu bakat yang hebat karena telah mengenali Raphael Varane, Isco, dan Federico Valverde.

Jika, karena suatu alasan, Zidane memutuskan untuk mundur seperti yang ia lakukan pada 2018, Madrid disarankan memilih Mauricio Pochettino. Dia sudah menyatakan keinginannya untuk bekerja di Bernabeu dan memiliki paduan bakat yang sempurna untuk berhasil di sana.

Mantan manajer Tottenham Hotspur ini, adalah seorang ahli taktik dan menggunakan cara bermain yang indah namun terstruktur.

Tugasnya di Tottenham juga membuktikan bahwa ia hebat dalam bekerja meskipun dengan dana terbatas. Dia berhasil membawa timnya tampil di final Liga Champions.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan