Profil Klub Liga 1 2020 PSM: Ambisi Besar Juku Eja dengan Formasi Baru

PSM Makassar siap kembali bersaing di papan atas klasemen Liga 1 pada musim 2020. Bahkan dengan begitu banyak perubahan dalam struktur tim.

Diterbitkan 21 Februari 2020, 19:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Makassar - PSM Makassarselalu bertengger di posisi tiga besar dalam dua edisi perdana kasta tertinggi Indonesia pada era Liga 1. Namun, Juku Eja harus terlempar ke papan tengah pada musim lalu, atau Liga 1 2019, meski dalam perjalanannya berhasil meraih trofi juara Piala Indonesia.

Manajemen PSM Makassar pun kini melakukan perombakan signifikan, termasuk di jajaran staf kepelatihan, dan tentunya pemain, demi menghadapi persaingan yang bakal lebih sengit pada musim 2020.

PSM mendatangkan Bojak Hodak untuk menggantikan peran Darije Kalezic sebagai pelatih kepala. Kedatangan mantan pelatih timnas Malaysia U-19 ini diikuti sederet pemain baru, termasuk tiga pemain asing yang murni menjadi pilihan Hodak.

Ketiganya adalah Giancarlo Rodrigues dari Brasil, Hussein El Dor dari Lebanon, dan Serif Hasic dari Bosnia. Ketiganya melengkapi susunan pemain asing yang sudah ada, di mana PSM menyisakan Wiljan Pluim yang dipertahankan setelah melepas Amido Balde, Aaron Evans, dan Marc Klok.

Sementara itu, tidak ada lagi kiper Rivky Mokodompit yang selama tiga musim menjadi dewa pelindung gawang PSM. Beny Wahyudi dan Taufik Hidayat pun hanya satu musim bersama Juku Eja meski kerap menjadi starter. Zulham Zamrun pun pergi meninggalkan tim meski pada musim lalu berkontribusi membawa PSM meraih gelar juara Piala Indonesia dengan menjadi top scorer.

Tentu tidak mudah bagi PSM dan Bojan Hodak untuk membentuk skuat yang tangguh dengan mayoritas pemain baru. Hal ini bisa terlihat dalam kiprah mereka di Piala AFC 2020. Setelah menyingkirkan klub Timor Leste, Lalenok United, di babak play-off, PSM merasakan keras persaingan dengan takluk 1-2 dari Tampines Rovers pada laga pertama Grup H Piala AFC 2020.

Penampilan Juku Eja belum membaik pada dua laga uji coba terakhir. Mereka kalah 0-1 dari Tira Persikabo dan imbang 2-2 dengan klub Liga 2, Persiba Balikpapan di Stadion Mini Cibinong, Bogor pada 16 dan 18 Februari 2020.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Hodak pun mengakui penampilan timnya belum maksimal, terutama soal penyelesaian akhir. Namun, pelatih berpaspor Kroasia ini tetap yakin PSM mampu bersaing musim ini. "Sejauh ini saya menilai semangat dan motivasi pemain tetap terjaga. Mereka hanya butuh waktu untuk meningkatkan kerja sama dan kesepahaman dalam bermain," tegas Hodak. Sikap optimistis serupa diusung CEO PSM, Munafri Arifuddin. Menurutnya, manajemen sudah melakukan langkah yang benar dalam membangun tim. "Mayoritas pemain yang datang berdasarkan rekomendasi tim pelatih. Manejemen hanya sebagai fasilitator saja," terang Munafri. Itulah mengapa Munafri yakin prestasi [PSM Makassar](4177749 "") bakal lebih baik ketimbang musim lalu. Pada gelaran Piala AFC 2020, PSM membidik target lolos ke final zona Asean. Sedang di Liga 1, target awal mereka adalah menembus lima besar klasemen. "Saya pikir ini target realistis buat PSM dengan materi yang ada saat ini, " kata Munafri.

Halaman
Show All
Abdi Satria, Jonathan Pandapotan Purba, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan