Sukses

Quique Setien Kembalikan Gaya Penguasaan Bola Barcelona?

Liputan6.com, Barcelona- Quique Setien muncul mendadak di jagat sepak bola Spanyol karena menjadi pengganti Ernesto Valverde di Barcelona. Valverde yang gagal membawa Barcelona juara Piala Super Spanyol langsung dipecat di tengah jalan.

Torehan Valverde di Barcelona sebenarnya tidak buruk. Dia memberi Barcelona tiga gelar yaitu dua trofi La Liga dan satu trofi Copa del Rey.

Namun Valverde gagal total di Liga Champions. Bukan masalah trofi, tapi Valverde gagal memberikan yang maksimal dan malah menuai kekalahan memalukkan bagi Barcelona di dua edisi Liga Champions secara beruntun.

Salah satu masalah dari Barcelona di era Ernesto Valverde yaitu hilangnya penguasaan bola. Barcelona di era Valverde bahkan bisa kalah dalam penguasaan bola dari tim gurem seperti Rayo Vallecano.

Hal ini jelas jauh dari marwah Barcelona yang sebenarnya. Sejak era Josep Guardiola dan sebelum-sebelumnya, total football yang berevolusi menjadi tiki taka merupakan gaya utama permainan Barcelona.

"Saya bahagia karena kami hanya membiarkan satu tembakan lawan dan satu tembakan yang mengenai tiang itu datang karena kegagalan kami pertahankan penguasaan bola," ujar Quique Setien seperti dikutip Marca.

Statistik memperlihatkan debut Setien di Barcelona cukup meyakinkan. Bukan dalam hal skor tapi penguasaan bola Barcelona yang belakangan ini hilang. Seperti apa statistiknya?

 

 

2 dari 3 halaman

  Terbaik Ketiga

Seperti dilansir Marca, Setien berhasil mencetak salah satu statistik umpan terbaik untuk Barcelona. Saat melawan Granada, Barcelona berhasil menghasilkan 921 umpan berhasil dari total 1005 umpan.

Ini juga menjadi torehan tertinggi bagi Setien. Sebelumnya, dia mencetak 719 umpan berhasil dari 788 umpan saat melatih Real Betis.

Melansir opta, ini menjadi umpan berhasil terbaik ketiga sejak 2008-2009. Umpan terbaik pertama terjadi saat Barcelona melawan Levante pada musim 2010-2011.

Saat itu, Barcelona mencetak 988 umpan berhasil dari total 1046 umpan. sedangkan kedua juga terjadi di era Barcelona yaitu 950 umpan dari total 1035 umpan.

Lebih dari itu, saat lawan Granada, Barcelona berhasil mencetak 82,6 persen penguasaan bola. Bahkan dua pelatih Barcelona sebelumnya, Luis Enrique dan Ernesto Valverde tak bisa melakukan itu.

Statistik penguasaan bola itu menjadi terbaik kedelapan sejak era Guardiola. Setien mengatakan penyelesaian akhir menjadi PR yang harus dikerjakan saat ini.

"Saya pikir permainan tadi bagus. Mungkin kami kurang tajam di babak pertama, Granada bertahan dengan baik dan itu tidak mudah," ujarnya seperti dikutip Marca.

"Lagipula, hari ini tidak menyenangkan karena angin begitu kencang. Lapangan juga kering dan ini menghentikan sirkulasi bola."

 

3 dari 3 halaman

Kabar Baik untuk Pemain Muda

Kehadiran Setien juga menjadi kabar baik buat pemain muda. Pelatih kelahiran Santander Spanyol ini dikenal punya kepercayaan tinggi kepada pemain muda.

Tanpa Luis Suarez yang absen hingga akhir musim, Setien berani dan percaya untuk menurunkan Ansu Fati sebagai starter. Dia pun memberi kepercayaan kepada gelandang 20 tahun Riqui Puig.

Riqui Puig menjadi salah satu wonderkid yang gembira karena diberi kesempatan bermain kala Barcelona menang tipis 1-0 atas Granada, Senin (20/1/2020). Dia main menggantikan Ivan Rakitic di menit ke-71.

Pelatih Barcelona, Quique Setien memang dikenal karena suka bermain menyerang. Itulah yang membuat pemain Barcelona seperti mendapatkan gairah baru termasuk pemain muda seperti Puig.

Selain terkenal dengan filosofi menyerang, Setien juga doyan memberi kesempatan kepada pemain muda. Pada laga melawan Granada, dia bahkan turunkan Ansu Fati sebagai starter.

"Saya selalu bahagia, utamanya kalau main. Setien suka main menyerang dan kami sangat bahagia," ujar Puig seperti dikutip Marca.

"Dia menyemangati saya agar bermain berani dan tidak kehilangan bola dan juga terus menekan."

Keberadaan Puig di lapangan memberi pengaruh bagi permainan Barcelona. Sebelum backheel yang dilepas Arturo Vidal, Puig dulu yang memberi umpan.

Messi pun menyelesaikan peluang dengan gol pada menit ke-26.

"Ada momen penting saat Arturo Vidal memberi umpan tumit kepada Messi. Tim kompak dan pantas menang. Kemenangan beri kami semangat," ujarnya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Legenda MU: Liverpool Batu Loncatan Mohamed Salah ke Barcelona atau Real Madrid
Artikel Selanjutnya
Ousmane Dembele Enggan Tinggalkan Barcelona