10 Makanan Ini Bisa Sehatkan Mata karena Mengandung Beta Karoten yang Tinggi

Sayur-sayuran dan buah berwarna merah, oranye, dan kuning diketahui banyak mengandung Beta karoten. Ini sangat penting bagi kita.

Diterbitkan 14 Januari 2020, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Paprika mengandung banyak antioksidan sehat, termasuk capsanthin, violaxanthin, lutein, quercetin, dan luteolin. Senyawa tanaman ini dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan.

Labu kuning

Labu mengandung vitamin dan mineral tinggi sementara rendah kalori. Buah ini mengandung antioksidan alfa-karoten, beta-karoten, beta-cryptoxanthin dan banyak lainnya, yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas.

Labu juga kaya akan vitamin C dan E yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pasokan vitamin E, zat besi dan folat juga dapat memperkuat kekebalan tubuh.

Tomat

Tomat juga menjadi salah satu sumber beta karoten yang baik. 100 gram tomat matang mengandung 449 mikrogram beta-karoten dan 101 mikrogram alpha-karoten.

Tomat juga sangat tinggi kandungan antioksidan yang disebut likopen. Klorofil dan karotenoid seperti likopen bertanggung jawab atas warna tomat yang berubah-ubah sesuai tingkat kematangan.

Cabai

Cabai terutama digunakan sebagai bumbu dan bisa dimasak atau dikeringkan dan dijadikan bubuk. Capsaicin adalah senyawa tanaman bioaktif utama dalam cabai, bertanggung jawab atas rasa pedasnya yang unik dan banyak manfaatnya bagi kesehatan.

Cabai juga mengandung beta karoten dalam jumlah tinggi. Cabai kaya akan senyawa tanaman antioksidan yang telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Antioksidan menonjol adalah capsaicin yang bertanggung jawab pada rasa pedas dari cabai.

Bayam

Sayuran berdaun gelap seperti bayam juga tinggi beta karoten. Manfaat kesehatan dari mengkonsumsi bayam termasuk meningkatkan kontrol glukosa darah pada penderita diabetes, menurunkan risiko kanker, dan meningkatkan kesehatan tulang.

Bayam juga mengandung vitamin K, serat, fosfor, dan tiamin. Sebagian besar kalori dalam bayam berasal dari protein dan karbohidrat.

Aprikot

Aprikot adalah sumber antioksidan yang hebat, termasuk beta karoten dan vitamin C, dan E. Terlebih lagi, mereka tinggi dalam kelompok antioksidan polifenol yang disebut flavonoid, yang telah terbukti melindungi terhadap penyakit, termasuk diabetes dan penyakit jantung.

Flavonoid utama dalam aprikot adalah asam klorogenat, katekin, dan kuersetin. Senyawa ini bekerja untuk menetralisir radikal bebas.

Selada

Selada adalah sayuran hijau renyah yang sering ditemukan di burger makanan cepat saji atau salad. Rasanya netral dan renyah menyegarkan. Selada menyediakan sejumlah besar vitamin A dan K.

Meskipun rendah serat, ia memiliki kandungan air yang tinggi. Selada juga menyediakan kalsium, kalium, vitamin C, dan folat.

Peterseli

Peterseli adalah sayuran rendah kalori dan padat nutrisi. Peterseli kerap digunakan sebagai penyedap karena aroma harum yang khas. Daun ini sangat kaya akan vitamin K, A, dan C.

Peterseli mengandung banyak antioksidan kuat yang dapat bermanfaat bagi kesehatan. Antioksidan utama dalam peterseli adalah flavonoid, karotenoid, dan vitamin C. Beta karoten dan lutein adalah dua antioksidan yang dikenal sebagai karotenoid. Keduanya terdapat di peterseli.

(Anugerah Ayu Sendari/Fadila Adelin)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan