Rapor Pemain Timnas Indonesia U-19 Ketika Tahan Imbang Korea Utara

Asisten pelatih Arema, Kuncoro, memberikan penilaian terhadap penampilan pemain Timnas Indonesia U-19 saat meladeni Korea Utara.

Diterbitkan 11 November 2019, 07:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Alfreanda Dewangga: 7,5

Beberapa kali melakukan penyelamatan penting ketika Timnas Indonesia U-19 terkena serangan balik. Tinggal menjaga konsistensi saja.

Salman Alfarid: 7

Tugasnya tidak naik turun seperti sebelumnya. Mungkin instruksi dari pelatih agar tidak sering membantu serangan. Namun, sektor bek kiri jadi lebih kukuh menahan serangan lawan.

Tengah

Theofillo Numberi: 6,5

Permainannya kurang terlihat karena fungsinya lebih banyak untuk memutus serangan lawan ketimbang mengalirkan bola ke depan.

David Maulana: 8

Salah seorang pemain dengan visi permainan paling bagus. Meski tidak mencetak gol, dia punya skill dan bisa mengatur tempo. Pemain cerdas yang tak segan berduel merebut bola dari kaki lawan.

Beckham Putra: 7,5

Skill-nya bagus. Jadi salah seorang pemain yang tampil menghibur. Tetapi, ada beberapa keputusan yang kurang tepat dilakukannya. Jika keputusannya tepat, dia bisa jadi pemecah kebuntuan dan menyelesaikan peluangnya dengan baik.

Depan

Bagus Kahfi: 8

Pemain depan yang paling berbahaya. Babak pertama kurang maksimal karena bermain di sayap kanan. Permainannya lebih efektif sebagai striker seperti babak kedua.

Mungkin ini juga skema pelatih karena sudah beberapa kali baru babak kedua dia jadi striker tengah. Satu gol penalti juga bermula dari akselerasinya yang dilanggar lawan.

Serdy Ephy: 6,5

Jadi targetman. Posturnya terlihat ideal untuk berduel dan menahan bila. Tetapi, permainannya kurang cocok dengan karakter Timnas Indonesia U-19 yang mengandalkan kecepatan dan skill. Sementara Serdy punya pergerakan agak lambat.

Fajar Fatur Rachman: 7

Biasanya dia tampil brilian. Pemain sayap yang tiba-tiba muncul di dalam kotak penalti dan melakukan tembakan ke gawang. Namun, di pertandingan ini hanya di awal pertandingan terlihat. Setelah itu, agak menghilang.

Cadangan

Mochamad Supriadi: 7,5

Setiap masuk di lapangan, kecepatannya membuat lini belakang lawan kerepotan. Serangan Timnas Indonesia U-19 lebih tajam jika dia tampil di sektor sayap.

Brylian Aldama: 6,5

Penampilannya lumayan. Bisa membuat lini tengah lebih segar. Namun, sulit memberikan nilai bagus karena dia sebagai pengganti yang rasanya kurang banyak waktu bermainnya.

Komang Teguh: 6,5

Sama seperti Aldama, dia masuk di pengujung pertandingan. Tujuannya untuk mengamankan hasil karena dia sebagai gelandang bertahan yang diwajibkan memotong serangan lawan. 

Disadur dari Bola.com (Iwan Setiawan/Aning Jati, published 11/11/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Iwan Setiawan, Windi Wicaksono, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan