Sukses

Dua Mantan Bintang MU Terlibat Debat Panas soal Christian Eriksen?

Liputan6.com, Manchester - Mantan pemain Manchester United (MU), Roy Keane dan Gary Neville, terlibat adu argumen. Mereka berdebat tentang apakah Christian Eriksen bisa meningkatkan kualitas tim saat ini.

Situasi Eriksen memang cukup menarik. Gelandang Denmark ini memasuki satu tahun terakhir dalam kontraknya, yang berarti dia bisa bernegosiasi dengan klub lain per Januari 2020 nanti dan meninggalkan klub dengan gratis di akhir musim.

Di antara rumor sejumlah klub yang tertarik, ada nama MU. Kabarnya, dengan kemampuannya yang sekarang dan pengalaman di Premier League, Eriksen bakal sangat cocok untuk MU.

Kemungkinan transfer Eriksen inilah yang memicu perdebatan Neville vs Keane. Pertama, ada Neville yang mendukung pembelian Eriksen.

Dia tahu Eriksen sudah tidak nyaman di Tottenham Hotspur dan MU bakal mendapatkan pemain sehebat Eriksen secara gratis.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Gratis

"Ya, MU bakal membeli dia. Saya kira Eriksen bisa mengembangkan MU. Yang Anda lihat saat ini dalam diri Eriksen adalah pemain yang tidak peduli dengan apa yang terjadi," tutur Neville kepada Sky Sports.

"Dia tidak tertarik. Dia bakal kembali melaju kencang jika akhirnya bergabung dengan klub lain. Akankah MU memboyongnya? Akankah PSG mendapatkannya? Akahkan Juventus mendatangkan dia?"

"Gratis? Ya, mereka akan mewujudkannya. Asal gratis, mereka pasti mau," imbuhnya.

 

3 dari 3 halaman

Tidak Cocok

Pendapat Neville dibantah oleh Keane. Biaya transfer Eriksen boleh jadi gratis, tapi yang paling penting adalah apakah Eriksen cocok dengan taktik MU. Untuk satu hal ini, Keane merasa ragu.

"Saya tidak akan mendatangkan Eriksen jika saya adalah manajer MU. Saya kira dia memang akan pergi, dia mendekati status gratis," kata Keane.

"Namun, saya kira dia tidak akan mengembangkan tim MU yang sekarang. Itulah kunci transfer untuk klub sebesar MU yang berusaha memangkas jarak dari pemimpin di klasemen."

"Eriksen tidak akan membuat MU jadi lebih baik. Namun, hal yang sama sudah terjadi sebelumnya saat MU membeli Fred," tutupnya.

Sumber: Sky Sports

Disadur dari: Bola.net (penulis Richard Andreas, published 28/10/2019)