6 Pemicu Kanker Kelenjar Getah Bening yang Patut Dicermati

Anda perlu mengetahui penyebab dan gejala kanker kelenjar getah bening. Karena mencegah lebih baik ketimbang mengobati.

Diterbitkan 25 Oktober 2019, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

1. Usia

Sebagian besar kanker kelenjar getah bening atau limfona jenis Hodgkin terjadi pada orang yang berusia 15-30 tahun dan usia di atas 55 tahun. Sedangkan risiko limfoma non-hodgkin akan meningkat seiring usia, khususnya pada usia lanjut (lansia), yakni di atas 60 tahun.

2. Faktor Genetik

Risiko untuk terkena limfoma akan meningkat pada orang yang memiliki anggota keluarga inti (ayah,ibu, atau saudara kandung lainnya) yang menderita jenis kanker yang sama.

3. Pernah Tertular Virus Epstein-Barr (EBV)

Virus Epstein-Barr (EBV) menyebabkan demam kelenjar. Orang yang pernah mengalami demam kelenjar lebih berisiko mengalami limfoma jenis hodkgkin yang biasa terletak di leher dan kepala.

4. Tingkat Sistem Kekebalan Tubuh Lemah

Lemahnya sistem kekebalan tubuh (imun) juga menjadi faktor penyebab risiko kanker kelenjar getah bening, misalnya karena mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau menggunakan obat imunosupresan.

5. Jenis Kelamin

Menurut data GLOBOAN (IARC) 2012, kanker kelenjar getah bening lebih banyak menyerang pria ketimbang wanita. Sebanyak enam persen penduduk laki-laki terkena limfoma jenis non-hodgkin, sementara kaum wanita hanya 0,7 persen.

6. Paparan Kimia Beracun

Paparan terhadap bahan kimia yang beracun juga dapat memicu penyakit ini, seperti senyawa pestisida herbisida, hingga pewarna rambut.

Makanan Alami Pencegah Kanker Kelenjar Getah Bening

1. Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu bumbu dapur yang memiliki manfaat tinggi. Salah satunya adalah mencegah penyakit kanker kelenjar getah bening. Bahan alami ini memiliki sifat anti-radang dan anti-mikroba yang dapat menurunkan perkembangan kanker di tubuh.

2. Bayam dan Kankung

Sayur banyam mampu mengurangi risiko kanker karena memiliki anti inflamasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Swiss, karotenoid yang ditemukan pada bayam dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain bayam, Anda juga bisa mengonsumsi kangkung.

3. Kunyit

Kunyit kerap dijadikan sebagai pewarna pada makanan. Tumbuhan rempah-rempah ini juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Kunyit dapat mengurangi risiko kanker kelenjar getah bening. Kunyit dapat meredakan risiko inflamasi atau peradangan pada pengidap limfadenitis.

 

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Novie Rachmayanti/Editor: Yus Mei Sawitri, published 24/10/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Novie Rachmayanti, Harley Ikhsan, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan