11 Potret Jokowi yang Buktikan Kecintaannya kepada Olahraga

Berikut sederet bukti tentang kepedulian Jokowi terhadap perkembangan sepak bola Indonesia.

Diterbitkan 24 Oktober 2019, 07:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B1urzemhCVt/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading" data-instgrm-version="12">
View this post on Instagram

Perkenalkan, ikon baru Kota Solo: Stadion Manahan yang megah dan modern yang rampung bulan September 2019 ini. Tribun stadion berkapasitas 20.000 penonton kursi tunggal ini dihiasi motif batik Kawung. Lapangannya ditanami rumput jenis Zoysia Japonica, sama dengan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Tribunnya juga beratap agar penonton aman dari hujan dan panas. Stadion Manahan diterangi cahaya lampu hingga 1.500 lux, dilengkapi papan skor elektronik besar, dan di ruang ganti pemainnya ada kolam berendam air panas untuk setiap tim. Dengan begitu, Stadion Manahan layak menjadi venue event olahraga skala nasional dan internasional.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

3. Bertukar Jersey Bola dengan Presiden Argentina

 
 
 
View this post on Instagram

Sehelai jersey tim nasional Argentina bernomor punggung 10 ini adalah cenderamata Presiden Republik Argentina Mauricio Macri yang berkunjung ke Indonesia disertai Ibu Negara Madame Juliana Awada hari ini. Sementara saya menghadiahkan sebuah bola sepak buatan Indonesia. Kami bertukar cenderamata bertema bola itu seusai penyambutan, perbincangan hangat veranda talk, dan pertemuan bilateral antara delegasi dua negara di Istana Bogor, siang tadi. Selamat datang Presiden Mauricio Macri dan Madame Juliana Awada.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

4. Joko Widodo Puji Kemegahan Stadion Gelora Bung Karno

 
 
 
View this post on Instagram

"Saya sudah berkeliling dunia, sudah melihat stadion Rio de Janeiro, sudah melihat stadion di Warsawa, sudah melihat stadion di Meksiko, sudah melihat stadion di negeri-negeri lain, ... wah, Stadion Utama Jakarta adalah stadion terhebat di seluruh dunia." Begitu kata Soekarno, dalam pidato saat meresmikan Stadion Utama Gelora Bung Karno, 21 Juli 1962, menjelang Asian Games IV. Lebih setengah abad kemudian, GBK masih tegak berdiri, ketika Indonesia kembali menjadi tuan rumah Asian Games ke-18 pada tahun 2018. Menyambut pesta olahraga akbar itu, GBK direnovasi besar-besaran. Dan inilah wajah Stadion Utama GBK yang baru: stadion berkapasitas 80.000 penonton, diterangi lampu LED berkekuatan 3.500 lux yang terintegrasi dengan sistem tata suara mutakhir. Lapangannya berlapiskan rumput jenis terbaik, dilengkapi alat penyiram otomatis hingga sistem drainase anti banjir. Mari kita jaga bersama.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

5. Undang Timnas Indonesia U-16 ke Istana Negara

 
 
 
View this post on Instagram

Tim nasional sepak bola U-16 yang baru pulang dari kejuaraan Piala AFF U-16 dan kompetisi Piala AFC U-16 bertandang ke Istana Merdeka, sore ini. Di ruang dalam istana, mereka meneriakkan yel-yel Indonesia juara dan menyanyikan lagu Garuda di Dadaku dengan penuh semangat. Saya mengikuti perjuangan mereka mengalahkan Iran lalu bermain seri melawan India di Piala AFC U-16 kemarin. Sayang, langkah mereka ke semi final terhenti setelah kalah dari Australia. Mereka masih muda dan memiliki talenta. Dengan kerja keras, kesempatan dan peluang mereka untuk berprestasi masih banyak. Saya berharap timnas U-16 ini terus diasah kemampuannya dengan mengikuti kompetisi tingkat dunia.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

6. Puji Keberhasilan Anthony Sinisuka Ginting

 
 
 
View this post on Instagram

Anthony Sinisuka Ginting menjadi juara tunggal putra bulutangkis China Terbuka 2018 dengan menumbangkan pemain Jepang, Kento Momota di final, hari ini. Sebelumnya, dari babak pertama, Anthony yang bukan unggulan, berhasil melewati satu demi satu raksasa tunggal putra dunia: Lin Dan (China), Viktor Axelsen (Denmark), Chen Long (China), dan Chou Tien Chen (Taiwan). Selamat Anthony Ginting. Seluruh rakyat Indonesia bangga atas perjuangan dan kerja kerasmu yang menuai hasil gemilang.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

7. Ucapkan Selamat kepada Keberhasilan Timnas U-16 pada Laga Pertama Piala AFC U-16 2018

 
 
 
View this post on Instagram

Tim Nasional Sepak Bola U-16 Indonesia mengawali langkahnya dengan bagus di laga pertama Piala AFC U-16 2018 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia. Pada laga di Grup C hari ini, Indonesia mengalahkan timnas U-16 Iran, dengan skor 2-0. Dua gol itu dicetak kakak beradik kembar Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa. Selamat atas awal yang bagus, Timnas Indonesia.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

8. Jokowi Memberi Dukungan kepada Atlet Para Atlet Asian Paragames 2018

 
 
 
View this post on Instagram

Meninjau kesiapan para atlet yang akan berlaga di Asian Para Games 2018 di pelatnas bulu tangkis dan tenis meja, di Hartono Trade Center, Sukoharjo, Jawa Tengah, sore tadi.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

9. Jokowi Bahkan Beri Dukungan kepada Atlet Sepak Takraw

 
 
 
View this post on Instagram

Begini aksi pemain sepak takraw Nofrizal dalam pertandingan final quadrant putra Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City, Palembang, kemarin. Menyambut umpan rekannya, ia sigap melompat, membalikkan badan di udara seraya menendang bola melewati jaring dan hadangan pemain lawan. Tim sepak takraw Indonesia merebut medali emas dengan mengalahkan Jepang pada final quadrant putra. Inilah medali emas pertama Indonesia dari sepak takraw di Asian Games, sejak pertama kali dipertandingkan pada tahun 1990. Dengan tambahan satu emas ini, sehari sebelum Asian Games 2018 berakhir, Indonesia telah mencatatkan perolehan 31 medali emas, 24 perak dan 43 perunggu. Selamat!

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

10. Beri Dukungan kepada Lalu Muhammad Zohri

 
 
 
View this post on Instagram

Tak banyak yang hendak dilakukan Lalu Muhammad Zohri setelah merebut medali perak Asian Games 2018 lari estafet 4 x 100 meter bersama Eko Rimbawan, Fadlin dan Bayu Kertanegara. “Hari Jumat besok saya pulang ke Lombok,” katanya. Ia ingin menengok keluarganya di pengungsian. Ketika gempa bumi mengguncang kampung halamannya, ia tengah berlatih menghadapi Asian Games. “Kakak saya sempat telepon sambil menangis. Katanya, masjid runtuh. Saya ikut menangis dan sempat ingin pulang tapi tidak jadi karena sedang menghadapi Asian Games,” kata Zohri. Syukurlah, ketabahan juara dunia junior IAAF U-20 ini berbuah prestasi. Selepas petang kemarin, ia dan tiga rekannya meraih medali perak dengan membukukan waktu 38,77 detik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Indonesia kalah dari Jepang yang mencatatkan waktu 38,16 detik tapi menaklukkan China yang 38,89 detik. Medali perak untuk anak muda 18 tahun di nomor bergengsi ini terasa istimewa karena inilah medali pertama Indonesia dari cabang lari nomor estafet 4 x 100 meter sejak Asian Games 1966 -- lebih dari setengah abad silam. Selamat untuk Zohri dkk.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

11. Beri Apresiasi Setinggi Langit kepada Seluruh Atlet pada Asian Games 2018

 
 
 
View this post on Instagram

Indonesia kini mantap bertengger di posisi keempat perolehan medali sementara Asian Games 2018 dengan 30 medali emas, 22 perak, dan 37 perunggu. Atas pencapaian dan prestasi para atlet itu, pemerintah sudah menyiapkan bonus. Saya ingin agar bonus diberikan kepada para pahlawan olahraga ini sesegera mungkin, kalau bisa sebelum keringat mereka mengering.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

Disadur dari Bola.com (Hesti Puji Lestari/Yus Mei S, Published 24-10-2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Hesti Puji Lestari, Yus Mei Sawitri, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan