Sukses

7 Bukti Luis Milla Masih Cinta Timnas Indonesia

Jakarta - Nama Luis Milla kembali mencuat setelah kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam pada lanjutan babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Andik Vermansah dan kawan-kawan kalah 1-3 dari Vietnam di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/9/2019).

Para suporter Indonesia gerah dengan performa Timnas Indonesia yang tidak kunjung membaik. Sebelum kalah dari Vietnam, Timnas Indonesia juga keok 2-3 dari Malaysia, dibantai 0-3 oleh Thailand, dan hancur lebur 0-5 melawan Uni Emirat Arab.

Keterpurukan Timnas Indonesia membuat banyak suporter mendesak pelatih Simon McMenemy segera didepak. Suporter pun mengapungkan beberapa nama sebagai kandidat pengganti Simon McMenemy. Salah satu yang mencuat adalah Luis Milla, yang juga pernah menangani Timnas Indonesia. 

Sejumlah suporter berharap Luis Milla kembali membesut Timnas Indonesia. Saat diasuh mantan pemain Real Madrid itu, Timnas Indonesia dinilai mampu memperlihatkan performa yang cukup baik. Demi mewujudkan harapan, para suporter Indonesia sampai menyerbu akun Instagram Luis Milla.

Luis Milla sejauh ini terlihat masih memperhatikan Timnas Indonesia. Ia sering membagikan cuitan berisi dorongan semangat untuk Timnas Indonesia saat bertanding. Tampaknya masih ada Indonesia di hati Luis Milla. 

Bola.com merangkum tujuh postingan Luis Milla yang terlihat masih memperhatikan kondisi Timnas Indonesia.

2 dari 8 halaman

1. Postingan Perpisahan dengan Timnas Indonesia

 
 
 
View this post on Instagram

Today is not an easy day for me, since I will not continue as a coach in Indonesia. A project of more than a year and a half has come to an end, where despite the poor management, constant breaking of the contract and low professionalism of the leaders, over the last ten months, I leave with the feeling of having done a good job. . Indonesia will always be my second homeland, as I appreciate how well the Town has treated my wife, my assistants and myself. I would like to thank all my Staff their support and all the hard and professional work done, especially to BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG and UCCI. It has been a pleasure working with all of you! . Finally, I don´t want to say goodbye without a special mention to the players, who have shown commitment, modesty and the will to improve with an excellent attitude at all times. . I will never forget You and you will always be in my heart. Remember you have a friend in Spain for whatever. THANKS Indonesia! 🇮🇩 . . . Hoy es un día triste para mí, ya que no voy a continuar como Seleccionador de Indonesia. Termina un proyecto de más de un año y medio, donde a pesar de la mala gestión, incumplimiento constante del contrato y poca profesionalidad de los dirigentes en estos últimos diez meses, me quedo con la sensación de haber hecho un buen trabajo y sintiendo que Indonesia será mi segunda casa, por cómo nos ha tratado el pueblo de Indonesia tanto a mí, como a mi mujer y a mis ayudantes. . Quería agradecer a todo mi staff la ayuda, el trabajo bien hecho y profesional empezando por BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR ARMIN, ALI, MANU, IPANG y UCCI. Ha sido un enorme placer haber trabajado con vosotros. . Por último, despedirme de los verdaderos protagonistas, los jugadores, que habéis demostrado en todo momento vuestro compromiso, humildad y ganas de mejorar, con una actitud ejemplar. Nunca os olvidaré y siempre estaréis en mi corazón. En España tenéis un amigo para lo que necesitéis. . GRACIAS DE CORAZÓN Indonesia! 🇮🇩 . Sampai jumpa iagi. Terima Kasih atas dedikasi dan waktunya Selena ini.

A post shared by Luis Milla (@luismillacoach) on

“Hari ini bukan hari yang mudah, karena saya tidak akan melanjutkan sebagai pelatih di Indonesia. Sebuah proyek yang lebih dari satu setengah tahun berjalan kini telah berakhir, meskipun terdapat manajemen yang buruk, pemutusan kontrak yang konstan, dan rendahnya profesionalisme para pemimpin selama sepuluh bulan terakhir, saya pergi dengan perasaan telah melakukan pekerjaan yang bagus."

“Indonesia akan selalu menjadi kampung halaman saya yang kedua, karena saya menghargai betapa baiknya mereka memperlakukan istri saya, asisten saya, dan saya. Saya ingin berterima kasih kepada semua staf atas dukungan mereka dan semua kerja keras dan profesional yang dilakukan, terutama untuk Bima Bayu, Doctor Papi, SR. Enri, Sudir, Armin, Ali, Manu, Ipang, dan Ucci. Kami senang dapat bekerja dengan kaliansemua.”

“Akhirnya, saya tidak ingin mengucapkan selamat tinggal tanpa menyebutkan secara khusus kepada para pemain, yang telah menunjukkan komitmen, kesopanan, dan kemauan untuk meningkat dengan sikap sangat baik. Saya tidak akan pernah melupakan Anda dan kalian akan selalu ada di hati saya. Ingat Anda punya teman di Spanyol untuk apa pun. Terima kasih Indonesia!” 

3 dari 8 halaman

2. Luis Milla Mengikrarkan Diri Jadi Suporter Indonesia

"Semoga beruntung! Mulai sekarang, saya akan selalu menjadi suporter Indonesia." 

 

4 dari 8 halaman

3. Keceriaan Luis Milla saat Bertemu Mantan Asisten di Timnas Indonesia

"Saya sangat senang melihatmu lagi, temanku @bangbes. Momen menyenangkan saat bersama-sama dulu. Selalu menyenangkan menyambutmu di sini. Sampai bertemu lagi temanku!"

Akun @bangbes yang disebutkan Luis Milla tersebut merupakan asistennya saat menangani Timnas Indonesia.

5 dari 8 halaman

4. Postingan Luis Milla Saat Merindukan Indonesia

"Memori manis selama tugas saya di @pssi_fai dengan orang-orang yang mengagumkan. Selalu Indonesia. Terima kasih."

6 dari 8 halaman

5. Ucapan Bahagia Saat Dua Rekannya Menjadi Bagian Persija

"Selamat @julio_banueloscoach dan @gueduperez. Saya sangat senang kalian memimpin tim hebat seperti Persija Jakarta dan merasakan lagi gairah sepak bola di negeri yang luar biasa. Tentu saja segalanya berjalan hebat dan kalian melakukan hal-hal hebat."

7 dari 8 halaman

6. Mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan ke-74 Indonesia

"Selamat hari kemerdekaan ke-74 Indonesia. Kenangan manis. Mencintai negeri ini."

8 dari 8 halaman

7. Semangati Indonesia Saat Memulai Perjalanan di Kualifikasi Piala Dunia 2022

"Saya mendoakan yang terbaik untuk tim nasional Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia.#kitagaruda."

Disadur dari Bola.com (Hanif Sri Yulianto / Yus Mei Sawitri)

Loading
Artikel Selanjutnya
Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia: Kiprah Rival Timnas Indonesia
Artikel Selanjutnya
3 Alternatif Taktik yang Bisa Dimainkan MU Jika Paul Pogba Kembali Bermain