Sukses

Roy Keane Optimistis Solskjaer Bisa Bangkitkan Lagi MU

Jakarta Mantan kapten Manchester United (MU), Roy Keane, nilai Ole Gunnar Solskjaer masih menjadi manajer terbaik untuk klub. Keane menyebut siapa pun manajer yang datang ke MU, akan menemui tantangan yang sama dengan Solskjaer.

MU bermain imbang dengan Arsenal di Old Trafford. Hasil itu membuat Solskjaer kembali menjadi kambing hitam.

Namun, Roy Keane yakin kalau Solskjaer berada di jalur yang benar. Solskjaer hanya membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi klub.

“Ole merupakan manajer yang brilian, ia adalah manajer yang jujur. Ia harus bekerja keras pada saat ini. Tidak mudah membimbing enam hingga tujuh pemain muda secara bersamaan,” ujar Keane.

“Saat ini, semua pendukung dan manajemen klub menunjukkan ketidaksabaran mereka. Tetapi, Ole memerlukan waktu dan kesempatan.”

“Saya tahu ia merasa frustrasi dan berada dalam tekanan. Namun, Ole menunjukkan pengendalian diri yang baik dengan menghadapi semua hal tersebut.”

“Tidak diragukan lagi kalau ia melalui masa sulit dan merasa kecewa. Namun, saya yakin itu menjadi bagian dari kebangkitan Manchester United,” ungkap Keane.

Hasil imbang melawan Arsenal membuat Manchester United menempati peringkat ke-10 pada klasemen sementara Premier League. MU mengumpulkan sembilan poin dari tujuh laga yang sudah dijalani.

2 dari 2 halaman

Butuh Pemain Baru

Roy Keane juga mengatakan kalau Ole Gunnar Solskjaer berhak untuk mendapatkan pemain baru. Hal itu bisa membantu Solskjaer dalam mendapatkan keseimbangan di skuat Manchester United.

“Mereka telah memercayakan pekerjaan tersebut kepada Ole, jadi manajemen juga harus memberikannya pemain yang diinginkan.”

“Ole mempertaruhkan kariernya ketika menerima tawaran Manchester United. Sudah seharusnya, ia mendapat kepercayaan untuk mendatangkan pemain yang dibutuhkan,” ungkap Keane.

Sejauh ini, Ole Gunnar Solskjaer menyiratkan kalau ia ingin agar klub mendatangkan Sean Longstaff dan James Maddison.

Sumber: Independent

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Aditya Wicaksono/Editor: Rizki Hidayat, published 1/10/2019)