Sukses

Liga Inggris: Gelandang MU Sebut Wolves Sebagai Tim Hantu

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) akan menghadapi Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Senin (19/8/2019) atau Selasa dini hari WIB, pada pekan kedua Liga Inggris. Jelang laga ini, gelandang MU, Scott McTominay menyebut Wolves sebagai tim hantu.

Ya, dalam dua pertemuan terakhir, Wolves selalu menjadi tim yang menyulitkan untuk MU. Setan Merah, sebutan MU, selalu menelan kekalahan kala menghadapi tim yang berdomisili di daerah Wolverhampton, West Midlands.

"Ini sepak bola. Kami, dalam dua pertandingan terakhir pergi ke kandang mereka dan berakhir dengan kekalahan. Itu bagian dari sepak bola dan kami harus pergi ke sana," kata McTominay di situs resmi MU.

Gelandang berusia 22 tahun itu mengatakan, Setan Merah akan menghapus catatan buruk melawan Wolves. MU melangkah ke Molineux Stadium dengan bekal kemenangan 4-0 atas Chelsea di Old Trafford pada pekan pertama Premier League.

"Kami telah melakukan pertandingan dengan baik pada pekan pertama. Kami benar-benar menunjukkan kepada Wolves kalau MU menginginkan kemenangan," ucapnya.

"Kami datang untuk mendapatkan permainan dan poin dari rumah mereka. Kami bermain sedikit berbeda tahun ini. Jadi, mereka harus melihatnya juga," ujar gelandang MU berkebangsaan Skotlandia tersebut.

 

2 dari 3 halaman

Ingin Cetak Gol

McTominay juga ingin mencetak gol lagi ke gawang Wolves. Pada pertemuan sebelumnya di Premier League, musim lalu, McTominay mencetak gol untuk MU di kandang Wolves, tapi Setan Merah tetap kalah 1-2.

"Ya, saya ingin bikin gol lagi. Itu merupakan gol pertama saya. Sayangnya, hasil akhir tidak seperti yang saya harapkan," kata McTominay.

"Namun, itu merupakan pengalaman yang harus dipelajari. Itu akan membantu Anda di masa depan untuk menjadi lebih kuat. Di laga ini, kami harus kompak, disiplin, dan kejam saat melakukan serangan balik," ucapnya menegaskan.

 

3 dari 3 halaman

Menjaga Keseimbangan

Lebih lanjut, McTominay mengatakan, dirinya bertugas menjaga keseimbangan di lini tengah Manchester United. Gelandang berusia 22 tahun itu tak bermain di lini tengah seorang diri ketika Paul Pogba merangsek masuk ke kotak penalti lawan.

"Ketika Anda bermain dengan Paul Pogba, dia suka masuk ke kotak penalti. Tugas saya pada saat itu memastikan kami aman di lini pertahanan. Kami merupakan kunci di berbagai area lapangan," ucap McTominay.

"Pogba merupakan pemain kelas dunia yang bisa melakukan apapun di lapangan. Anda harus beradaptasi dengan semua yang dia lakukan," ujar gelandang Timnas Skotlandia tersebut.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Nemanja Matic Frustrasi Jadi Cadangan di MU
Artikel Selanjutnya
Maguire Senang MU Berhasil Tekuk Mantan Timnya