Kembali Juara All England, Hendra / Ahsan Merasa Masih Muda

Untuk kali kedua Hendra / Ahsan meraih gelar juara All England setelah 2014.

Diterbitkan 21 Maret 2019, 20:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Mereka merupakan contoh dan panutan bagi pebulu tangkis muda yang belum meraih gelar untuk terus berjuang, berlatih lagi, dan tidak patah semangat," ujar peraih delapan gelar All England untuk tunggal putra itu.

Soal bonus, Rudy mengatakan: 'Bukan untuk memanjakan, tetapi untuk mendorong pemain untuk berprestasi lagi'."

Olimpiade 2020

Hendra / Ahsan mengaku belum berencana untuk gantung raket. "Saya masih ingin main dua tiga tahun lagi, karena masih cinta bulu tangkis," tutur Hendra. "Kalau saya masih ingin main lima tahun lagi," timpal Hendra.

Usai juara All England 2019, Hendra / Ahsan membidik tiket Olimpiade 2020. Tak seperti pada 2016, pasangan ini mengaku persaingan untuk lolos kualifikasi Olimpiade kini jauh lebih sulit.

"Sekarang butuh perjuangan lebih, persaingan di Indonesia sudah berat karena satu negara hanya diwakilkan dua pasangan," kata Ahsan. "Banyak pasangan-pasangan mudah yang bagus, Kevin / Marcus misalnya," tambah Hendra.

Hendra / Ahsan mengatakan hasil di All England dan Swiss Open 2019 menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi turnamen berikutnya. "Kita harus tingkatkan lagi stamina dan power," papar Ahsan.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan