PS Ngada Diminta Segera Bikin Laporan Resmi Terkait Dugaan Suap di Liga 3

Andi Darussalam Tabussala tak ingin dugaan kasus suap PS Ngada di Liga 3 ini hanya menguap begitu saja,

Diterbitkan 05 Desember 2018, 19:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Andi Darussalam Tabussala (ADS) meminta PS Ngada segera membuat laporan resmi ke PSSI terkait tudingan kasus suap yang mereka lontarkan. Ini merupakan respons ADS lantaran namanya sempat dibawa-bawa dalam kasus ajakan pengaturan skor di laga Liga 3 2018 antara PS Ngada dan Persekam Metro FC itu.

ADS tak ingin kasus ini hanya menguap begitu saja, berkembang jadi rumor tak sedap di khalayak luas. "Saya ingin semuanya jelas, karena nama saya dibawa-bawa," ujar pria asal Makassar tersebut saat mengontak Bola.com pada Rabu (5/12/2018) pagi.

"Tolong PS Ngada segera melapor resmi ke PSSI agar kasus ini bisa segera diusut secara resmi. Saya akan bersikap koorporatif mengikuti prosesnya," timpal ADS yang malang melintang sebagai pengurus PSSI itu.

PS Ngada yang berbasis di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, tetap serius ingin mengungkap kasus dugaan ajakan pengaturan pertandingan yang dilakukan manajer Persekam Metro FC, Bambang Suryo (BS), pada babak 32 besar Liga 3 2018.

Namun, pihak PS Ngada akan menyerahkan laporan dan barang bukti rekaman percakapan telepon ke PSSI seusai menyelesaikan putaran kompetisi Liga 3 musim ini.

Saat ini, PS Ngada masuk babak 16 besar dan akan menghadapi Celebest FC di Stadion Brantas, Kota Batu, Minggu (9/12/2018).

"Kami serius membongkar kasus ini sampai tuntas. Kami akan melaporkan dan menyerahkan barang bukti ke PSSI. Selanjutnya, semua terserah PSSI mau menindaklanjuti atau tidak. Namun, kami berharap PSSI menyelesaikan kasus ini untuk membersihkan sepak bola kita. Tapi, kami baru ke Jakarta menunggu hasil akhir Liga 3," kata Kletus Marselinus Gabhe, pelatih PS Ngada.

Pelatih ini jadi tokoh kunci dugaan kasus ajakan kolusi yang direncanakan BS. Kletus Marselinus yang dihubungi BS dan berinisiatif merekam pembicaraan tersebut.

"Kami tak tahu sampai di mana langkah PS Ngada di kompetisi ini. Yang jelas, kami ingin fokus dulu di pertandingan Liga 3. Jika kami sampai babak akhir, kira-kira 22 Desember kami akan menghadap PSSI," jelas Kletus Marselinus.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kletus Marselinus mengungkapkan PS Ngada telah memberikan laporan awal kepada panitia disiplin babak 32 di Kediri.

Halaman
Show All
Ario Yosia, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan