KOLOM: Saat Munchen Tak Punya Lawan

Bundesliga memasuki musim terburuk gara-gara dominasi Bayern Munchen.

Diterbitkan 09 Februari 2018, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kapan Bayern Munchen akan juara? Bisakah lebih cepat dari musim 2013-14? Pertanyaan itu mulai muncul ke permukaan sejak akhir Januari lalu. Sebabnya jelas, Bayern melaju terus, sementara klub-klub lain di papan atas tetap rajin kehilangan angka.

Akhir pekan lalu, jarak Bayern dengan pesaing terdekat di klasemen Bundesliga 1 kembali bertambah. Di saat Bayern menang 2-0 atas 1.FSV Mainz 05, FC Schalke 04 takluk 1-2 di tangan SV Werder Bremen, Bayer Leverkusen ditahan 0-0 oleh SC Freiburg, lalu Eintracht Frankfurt kalah 0-3 dari FC Augsburg.

Hasil-hasil itu membuat Die Roten kini unggul 18 poin dari Leverkusen yang sementara ini berada di posisi kedua. Itu adalah rekor di Bundesliga 1. Sebelumnya, keunggulan terbesar pemuncak klasemen atas pesaing terdekat pada spieltag ke-21 adalah 16 poin. Itu terjadi pada 2013-14. Ketika itu, Bayern Munchen mengoleksi 59 poin, sedangkan Leverkusen hanya mengemas 43 angka.

Karena pada musim 2013-14 itu Bayern memastikan gelar juara pada pekan ke-27 pada pengujung Maret, tak heran bila banyak orang sekarang sudah pasrah. Musim ini, mereka akan bersiap melihat Bayern kembali mengulangi hal itu. Sungguh mengecewakan. Sebuah antiklimaks bagi kompetisi yang pada awalnya begitu menggairahkan karena Die Roten tertatih-tatih.

Deltatre, perusahaan yang bergerak di bidang statistik olahraga, menambah pesimisme banyak orang. Menurut perhitungan mereka, armada Jupp Heynckes akan memastikan juara saat menghadapi Freiburg pada spieltag ke-25, 4 Maret mendatang. Itu dengan estimasi rerata poin Bayern tetap 2,8 per pertandingan, sementara klub-klub pesaing juga tetap berkutat di angka 1,55 hingga 1,76 poin per laga.

Bayern Munchen tak punya lawan di Liga Jerman dan DFB Pokal (AFP/Patrik Stollarz)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ini jelas indikasi kompetisi yang antiklimaks. Bahkan, bisa jadi inilah musim terburuk dalam sejarah Bundesliga 1. Pasalnya, saat Heynckes mengambil alih tongkat kepelatihan pada awal Oktober 2017, Bayern [Munchen](3197404 "") tertinggal 5 poin dari Borussia Dortmund yang kala itu memuncaki klasemen. Maka tak perlu heran bila sumpah serapah mulai tercurah dari mereka yang menganggap Bundesliga 1 adalah kompetisi sampah. Biarpun di liga-liga besar Eropa lain ada tim dengan keunggulan besar atas pesaing terdekat, tetap saja Bundesliga 1 yang paling membosankan.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan