Sukses

Terjangkit Virus, McGregor Tumbang di Malam Pergantian Tahun

Liputan6.com, Jakarta Awal tahun 2018 tidak terlalu menyenangkan bagi petarung UFC, Conor McGregor. Pria asal Republik Irlandia itu harus terbaring lemah selama dua hari akibat terjangkit flu berat. 

McGregor boleh saja garang saat berhadapan dengan lawan-lawannya. Namun saat berhadapan dengan virus flu Australia, McGregor tidak berdaya dan tumbang dua hari. 

Seperti dilansir dari The Mirror, McGregor tidak sendirian menderita. Sebagian anggota keluarga lainnya juga terjangkit penyakit yang sama. Bahkan tak sedikit yang dibawa ke rumah sakit.

McGregor juga diminta ke rumah sakit. Namun, dia memilih istirahat di kamar dan mengurung diri selama dua hari agar tidak menularkan penyakitnya kepada anggota keluarga lainnya. 

"Baiklah, itu memang perayaan Tahun Baru yang liar. Separuh anggota keluarga terjangkit virus flu Australia dan sebagian sampai harus dirawat di rumah sakit. Padahal saya sama sekali tidak pernah ke sana," kata McGregor lewat akun Instagram-nya baru-baru ini. 

Saksikan juga video pilihan di bawah ini:

 

2 dari 3 halaman

Pesta Batal

McGregor sebelumnya telah menyiapkan pesta pergantian tahun yang meriah bersama keluarga. Namun, agenda itu terpaksa dibatalkan akibat serangan flu Australia tersebut. 

"Salah satu hari terberat yang pernah saya lewati. Pesta Pergantian Tahun yang meriah terpaksa ditunda di menit akhir di mana saya menggigil di kasur selama dua hari," katanya. 

"Saya akan meninggalkan itu bersama kenangan buruk di tahun 2017 dan menyiapkan diri menghadapi pengalaman luar biasa yang menanti saya tahun ini," beber McGregor. 

 

3 dari 3 halaman

Momen Spesial 2017

Sepanjang 2017, McGregor tidak banyak berkeringat. Dia hanya menjalani satu pertandingan melawan, Floyd Mayweather Jr. Keduanya bertarung di atas ring tinju. 

McGregor kalah dalam duel ini. The Notorious menyerah pada ronde ke-10. 

Namun kekalahan ini tidak sepenuhnya membuat tahun 2017 buruk bagi McGregor. Sebaliknya, dia masih memiliki momen spesial yang tidak akan bisa dilupakannya. 

"Tidak ada yang lebih luar biasa dari kelahiran putra saya, Conor Jr dan dukungan keluarga, teman, serta staf, dalam suka maupun duka," beber pria berusia 29 tahun itu.