5 Bintang Muda yang Layu di Tangan Mourinho

Jose Mourinho dikenal tidak terlalu percaya dengan bakat bintang muda.

Diterbitkan 30 Desember 2017, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Jose Mourinho merupakan salah satu manajer terbaik di dunia yang punya pengalaman dengan sederet klub-klub papan atas dunia. Mulai dari FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, hingga saat ini dipercaya menangani Manchester United (MU).

Meskipun telah membawa klubnya raih banyak gelar, The Special One banyak dikritik karena 'tidak ramah' dengan bintang muda. Chelsea, menjadi contoh bagaimana Mourinho banyak sia-siakan bakat mudanya.

Selama bersama Chelsea, Mourinho telah mencoret beberapa nama, semisal Mohammed Salah, Romelu Lukaku, Kevin de Bruyne, hingga Juan Cuadrado. Nyatanya, semua pemain itu justru menjadi bintang usai dilepas The Special One.

Nasib serupa juga terjadi pada 5 bintang di bawah ini. Mereka yang punya potensi besar justru dibuang terlalu cepat oleh Mourinho. Siapa saja? Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:

 

5. Arjen Robben

Arjen Robben boleh dibilang merupakan pemain sayap kelas dunia. Dia terkenal dengan tembakan jarak jauh dari kanan yang mematikan.

Robben memulai kariernya sebagai pemain sayap klub Belanda FC Groningen. Dia kemudian gabung PSV Eindhoven dan menjadi Pemain Muda Terbaik Belanda tahun 2002-03. Menyusul tugasnya yang mengesankan di PSV, ia bergabung dengan klub kaya Liga Inggris kala itu, Chelsea pada tahun 2004. Robben membantu Chelsea untuk memenangkan dua gelar liga berturut-turut.

Meski meraih sukses besar dalam tiga tahun bersama klub tersebut, Robben malah dijual ke Real Madrid pada 2007. Dia mengklaim bahwa jalan tersebut sangat tepat lantaran sudah tidak mendapat dukungan dari Jose Mourinho.

Pemain asal Belanda itu mempertanyakan filosofi sepak bola Mourinho dalam mengorbankan permainan yang menarik untuk mendapatkan hasil. Mourinho menganggap Robben sebagai orang yang terlupakan dari Chelsea dan mengkritiknya karena tidak jujur di lapangan.

Setelah meninggalkan Chelsea, Robben telah memenangkan total 15 trofi bersama Real Madrid dan Bayern Muenchen. Dia adalah satu dari sedikit pemain yang pernah memenangkan gelar liga di empat negara yang berbeda.

 

 

4. Andre Schurrle

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pemain Jerman ini memulai karier sepak bola profesionalnya di FSV Mainz pada 2009. Schurrle kemudian pindah ke Bayer Leverkusen dan bermain dua musim yang mengesankan. Penampilannya di sana mendapat perhatian Chelsea, yang merekrutnya pada 2013. Schurrle membantu Chelsea meraih gelar liga 2014-15 dengan mencetak lima gol dalam 22 penampilannya. Meski tampil solid, Mourinho menjualnya ke Wolfsburg. Schurrle mengkritik Mourinho karena kerap disia-siakan di Chelsea. Tapi Schurrle tetap menjadi pemain yang konsisten setelah gabung Wolfsburg. Dia memenangkan DFB-Pokal dan DFL-Supercup di tahun pertamanya bersama Wolfsburg. Ia juga memenangi DFB-Pokal 2016 dengan Borussia Dortmund.    

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan