5 Alasan Real Madrid Tak Butuh De Gea

Real Madrid tidak butuh De Gea? Berikut ini 5 alasan mengapa begitu.

Diterbitkan 19 Desember 2017, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lihatlah ke pasar, betapa banyaknya pemain muda dengan potensi baik. De Gea memang sangat istimewa, tapi untuk mendapatkan kiper yang punya bakat besar dengan harga murah serta umur muda tentu harus dipikirkan.

Kepa Arrizabagala contohnya. ia sekarang menjadikiper utama di sana dengan membuat 33 penampilan dalam 12 bulan terakhir.

Arrizabagala telah banyak disandingkan dengan target Real Madrid lainnya, David de Gea. Kiper tersebut membuat debut internasional penuh Spanyol dalam kemenangan 5-0 melawan Kosta Rika.

Masih berusia 23 tahun, berpotensi menjadi salah satu yang terbaik di dunia bersama Madrid tentu besar. Kontrak Arrizabalaga akan selesai musim panas mendatang dan bisa dibeli dengan mahar 20 juta euro.

2. Memanaskan Hubungan dengan Atletico

Kiper Manchester United ,David de Gea dan tunangannya, Edurne Garcia berpose di karpet merah makan malam acara amal UNICEF di Old Trafford, Rabu (15/11). Event ini sekaligus ajang pamer istri dan kekasih (WAGs) pasukan Red Devils. (Paul ELLIS/AFP)

 

Kedatangan Theo Hernandez ke Madrid telah menimbulkan gesekan yang lebih panas antara Atletico dan Madrid. Sebab, Hernandez merupakan produk akademi dari seteru sekota El Real itu.

Jelas, andai Madrid datangkan De Gea, tentu akan banyak kemarahan di kubu fans Atletico. Meski sudah tak bersamanya, De Gea tetap dianggap ikon di Atletico karena merupakan produk asli akademinya.

Ini mungkin tak seperti masalah yang besar. Tapi, Madrid tentu harus mempertimbangkan hal tersebut masak-masak.

1. De Gea Sendiri Bisa Jadi Legenda United

Kiper Manchester United, David de Gea, mengikuti sesi latihan di Universitas California, AS, Jumat (14/7/2017). Skuad Setan Merah akan tampil di turnamen pramusim bertajuk International Champions Cup. (AFP/Robyn Beck)

Setelah enam setengah tahun di Man United, De Gea sudah menjadi ikon. Aksi-aksinya beberapa kali sukses menyelamatkan dan membuat United tetap dalam jalur juara.

Bahkan, pada saat di bawah David Moyes, De Gea seakan berdiri sendiri. Karena alasan inilah, para penggemar akan terus memujanya dan menganggapnya jadi pemain terbaik United dalam 3-4 tahun terakhir.

Setelah semua ini, De Gea telah menjadikan dirinya titisan dari Edwin van der Sar. Jika pergi ke Real Madrid sekarang, dia jelas malah akan dilupakan di sana.

Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan