Eks Atlet Nasional Ramaikan Mabar Djaruminton XIV

Mabar Djaruminton XIV di Tegal jadi acara berkumpulnya penggemar badminton tanah air.

Diterbitkan 01 Desember 2017, 23:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Ini tantangan tersendiri bagi saya sebagai peserta putri. Walaupun kami sebagai ganda campuran harus bertanding dengan pasangan ganda putra, tapi saya tetap semangat. Mudah-mudah di Mabar yang akan datang banyak peserta putri yang hadir," ucap peserta bernama Dwita.

Mahasiswi jurusan administrasi bisnis STIAMI Jakarta ini, akhirnya mampu menembus babak final dikelompoknya. Setiap kelompok umur diikuti oleh 32 peserta. Para peserta tersebut kemudian diundi untuk mendapatkan pasangan. Sistem pengundian pasangan ini agar semua peserta berbaur dan saling mengenal.

Pertandinganpun semakin menarik karena dengan sistem undian pasangan maka kekuatan masing-masing pasangan menjadi sulit diterka. Peserta wanita tidak dibedakan dalam Mabar ini. Acara Mabar ini semakin lengkap dengan diselingi acara coaching clinic dari para legenda bulutangkis Indonesia dan pelatih PB Djarum.

Nama-nama yang hadir adalah Christian Hadinata, Lius Pongoh, Sigit Budiarto, Puri Setyo Prihngudiarto, Rendra Wijaya, Simbarsono, Ronald Sanduan Sipasulta, Simon Santoso, Meiliana Jauhari dan Reny Ardhianingrum. Para legenda dan pelatih PB Djarum ini membagi pengalaman dan teknik bermain bulutangkis kepada para peserta. Sedangkan Reny Ardhianingrum sebagai pelatih fisik, mengajarkan cara peregangan dan pemanasan yang benar sebelum bertanding.

Diramaikan Eks Pebulutangkis Nasional

Acara Mabar ini dilengkapi juga dengan sesi eksebisi. Rendra Wijaya berpasangan dengan Simon Santoso menghadapi peserta Mabar pasangan Gatot/Lutfi yang berasal dari Batang dan Bandung. Ekshibisi kedua menampilkan Tri Kusharjanto/Ronald Sanduan berhadapan dengan peserta Mabar pasangan Ian Horison/Bagus dari Jakarta dan Tegal. 

Acara eksebisi semakin meriah ketika Sigit Budiarto memasuki lapangan yang menyebabkan formasi Tri Kusharjanto/Sigit Budiarto melawan tiga orang yang terdiri dari Ian Horison, Bagus ditambah dengan Ronald Sanduan. Tri/Sigit mengeluarkan pukulan-pukulan aneh seperti yang pernah mereka tunjukkan pada masa jayanya.

Tidak heran walaupun menghadapi tiga orang, Tri/Sigit tetap memenangkan pertandingan. Sesi acara yang dinantikan selalu peserta adalah acara penutup. Peserta disuguhi berbagai kuliner khas kota tempat pelaksanaan Mabar. Makanan khas Tegal disajikan kepada peserta yang lelah bertanding sehari penuh.

"Ini yang saya tunggu. Main boleh kalah, tapi makan barengnya harus ikut. Soalnya makanannya khas," ujar salah satu peserta bernama Tora.

Menurutnya, rangkaian acara Mabar ini berbeda dengan Mabar-Mabar lainnya. Ini bukan sekedar Mabar biasa. Mabar Djaruminton Tegal ini merupakan yang ke-14 kalinya sejak tahun 2010. Sebelumnya Mabar I dilaksanakan di GOR PB Djarum Petamburan, Jakarta tanggal 6 Februari 2010.

Berturut-turut dilangsungkan Mabar II Jakarta (GOR Djarum Petamburan, 10 Juni 2010), Mabar III Bandung (GOR Bikasoga, 9 Maret 2011),  Mabar IV Surabaya (GOR Sudirman, 12 November 2011), Mabar V Yogyakarta (GOR Among Rogo, 3 Maret 2012), Mabar VI Bandung (GOR Lodaya, 23 Juni 2012), Mabar VII Kudus (GOR Jati, 17 November 2012), Mabar VIII Tasikmalaya (GOR Lidya Djaelawidjaja, 23 Maret 2013), Mabar IX Cirebon (GOR Arena, 23 November 2013), Mabar X Solo (GOR Manahan, 1 Maret 2014 ) dan Mabar XI Purwokerto (GOR Satria, 20 Desember 2014), Mabar XII Magelang (GOR Djarum, 28 November 2015) dan Mabar XIII Lampung (14 Agustus 2016).

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan