SOROT BINTANG: Mimpi Spaso untuk Timnas Indonesia

Spaso mencetak dua gol saat timnas Indonesia mengalahkan Guyana.

Diterbitkan 28 November 2017, 08:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ajang Tsunami Cup di Banda Aceh, 2-6 Desember mendatang, dibidik jadi media kedua untuk menunjukkan kembali keberingasannya di muka gawang lawan. "Saya ingin membantu tim ini menjadi juara di sana," ujar Spaso.

Timnas Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam dalam pertandingan pertama. Setelah itu, Mongolia dan Kyrgyzstan akan menjadi dua ujian berikutnya bagi Tim Garuda.

Sejak 2011

Nama Spaso sendiri sebenarnya sudah lama beredar di Indonesia, pada 2011. Bahkan, pemain kelahiran 11 September 1987 ini ikut mengalami kisruh yang sempat terjadi di sepak bola Indonesia, lantaran terjadinya dualisme.

Ketika itu, Spaso bergabung dengan klub asal Bali, Bali Devata. Ketika itu, tampil di 14 pertandingan, dia sukses mengoleksi 10 gol.

 llija Spasojevic (kedua kiri) berebut bola dengan bek Guyana, Jelani Smith di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/11). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Setelah itu, Spaso mulai akrab dengan rimba sepak bola Indonesia. Hebatnya, setelah itu, dia malah membela klub-klub besar. Sebut saja PSM Makassar, Mitra Kukar Putra Samarinda, Persib Bandung, hingga Bhayangkara F.

Sebelum bergabung dengan Bhayangkara FC, pada 2016, Spaso sempat hengkang ke Malaysia dan bergabung ke Malaka United. Hanya semusim bermain, Spaso sukses membawa Malaka United, jadi juara Liga Primer Malaysia dan promosi ke Liga Super Malaysia.

Artinya, dalam tig tahun terakhir, Spaso sukses jadi juara di tiga klub berbeda. Sebab, selain bersama Bhayangkara FC menjuarai Liga 1, pada 2015, Spaso juga sukses memenangkan Piala Presiden bersama Persib.

 

Tak Tergantikan

Di Bhayangkara FC sendiri, sosok Spaso memang sulit tergantikan. Meski baru bergabung pada putaran kedua Liga 1, dia mampu memperlihatkan pengaruhnya untuk tim.

 Ilija Spasojevic jadi sosok penting di Bhayangkara FC. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Setidaknya, 12 gol dari 16 laganya di Liga 1, jadi bukti, betapa ampuh tendangan dan sundulan-sundulannya.

Spaso sendiri resmi dikontrak pada bulan Agustus. Dia didatangkan untuk menggantikan Thiago Furtuoso, yang gagal menunjukkan ketajaman.

Kini, kontrak Spaso segera berakhir dengan Bhayangkara FC. Menarik ditunggu petualangan dia selanjutnya di Indonesia. Apakah bertahan di Bhayangkara FC atau mencari pelabuhan baru.

Bagaimana Spaso?

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan