11 Statistik Jelang Duel Penentu Gelar Marquez Vs Dovizioso

Statistik Marc Marquez dan Andrea Dovizioso pada MotoGP 2017 jelang balapan penentuan pada MotoGP Valencia, 10-12 November.

Diterbitkan 09 November 2017, 14:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sebaliknya, Dovi tak pernah memulai lomba dari pole dan hanya empat kali start dari baris terdepan pada musim ini. Meski demikian, Dovi mampu tiga kali mengonversi start dari baris terdepan menjadi kemenangan.

Rata-rata posisi finis

Marquez: 2,2

Dovizioso: 4,1

Jika mengakhiri balapan, rata-rata posisi finis Marquez lebih bagus daripada Dovizioso. Marquez cuma tiga kali gagal naik podium, sedangkan Dovizioso delapan kali.

Posisi finis terburuk Marquez adalah keenam di Mugello. Sementara itu, Dovizioso pernah finis di posisi ke-13 di Phillip Island.

Gagal finis

Marquez: 3

Dovizioso: 1

Marquez dua kali crash out di Argentina dan Prancis serta sekali mengalami masalah teknis di Inggris.

Di sisi lain, Dovizioso cuma sekali gagal menyelesaikan balapan, yakni di Argentina, karena ditabrak Aleix Espargaro (Aprilia).

Terjatuh

Marquez: 25

Dovizioso: 5

Marquez total 25 kali terjatuh pada semua sesi (latihan, kualifikasi, dan balapan) dari 17 seri, tapi tak pernah mengalami cedera serius.

Dovizioso memang cuma lima kali terjatuh. Namun, insiden terakhir pada sesi latihan bebas keempat MotoGP Australia membuat Dovizioso kehilangan kepercayaan diri di trek hingga balapan.

Jumlah lap di depan rival

Marquez: 296

Dovizioso: 108

Marquez menghabiskan sepertiga balapan musim ini di depan Dovizioso. Dari 377 lap balapan di mana kedua pebalap masuk finis, Marquez ada di depan Dovizioso dalam 269 lap (71,4 persen).

Jumlah lap memimpin lomba

Marquez: 92

Dovizioso: 48

Marquez memimpin lebih banyak lap dibanding pebalap lain pada MotoGP 2017. Jumlahnya bahkan hampir dua kali lipat catatan Dovizioso.

Namun, soal memimpin lomba pada lap terakhir, Marquez hanya unggul tipis atas Dovizioso. Dari 14 balapan di mana kedua pebalap masuk finis, Marquez delapan kali memimpin lomba pada lap terakhir, sedangkan Dovizioso enam kali.

Duel pada lap terakhir

Marquez: 0

Dovizioso: 2

Marquez dan Dovizioso dua kali berduel untuk meraih kemenangan pada lap terakhir. Hasilnya, Dovizioso lebih superior karena selalu mengalahkan Marquez.

Perbandingan hasil di Valencia (4 edisi terakhir)

Kualifikasi

Marquez: 1-5-2-2

Dovizioso: 9-9-9-5

Lomba

Marquez: 3-1-2-2

Dovizioso: 9-4-7-7

Dovizioso tak pernah mengakhiri kualifikasi dan balapan di depan Marquez pada empat edisi terakhir MotoGP Valencia. Dia juga tak pernah berada di depan Marquez dalam balapan.

Dovizioso belum pernah menang pada MotoGP Valencia. Hasil terbaiknya adalah finis ketiga saat masih bersama Honda pada 2011.

Marquez hampir selalu bertarung untuk meraih kemenangan di Valencia. Namun, dia baru sekali meraih kemenangan pada 2014.

Statistik pada seri penentuan (bonus)

Sepanjang sejarah kelas primer (500cc/MotoGP), hanya ada tiga pebalap yang mampu membalikkan defisit poin dari rival untuk merebut gelar pada balapan penentuan, yaitu Jorge Lorenzo (2015), Nicky Hayden (2006), dan Wayne Rainey (1992).

Di antara ketiga pebalap tersebut, defisit Hayden menjadi yang terbesar, yaitu delapan poin. Jika bisa membuat kejutan dengan mengalahkan Marquez pada akhir pekan ini, Dovizioso akan menciptakan sejarah baru.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Oka Akhsan, Ezri Tri Suro, Juprianto Alexander SianiparTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan