Selain Dasoul, Ini 3 Kisah Memilukan Pemain Tewas Tersambar Petir

Denis Dasoul tewas tersambar petir saat tengah belajar berselancar di Bali.

Diterbitkan 08 November 2017, 12:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kejadian tragis menimpa mantan pesepak bola Belgia, Denis Dasoul. Pria berusia 34 tahun tersebut tewas tersambar petir saat tengah belajar berselancar di Bali, Minggu (5/11/2017). 

Seperti dilansir Mirror.co.uk, Dasoul datang ke Bali pekan lalu untuk mewujudkan mimpinya belajar menunggangi ombak. Bersama instrukturnya, Minggu lalu, Dasoul memilih berlatih di kawasan Pantai Batu Bolong. Namun, cuaca mendung dan hujan gerimis mulai turun.  

Pada pukul 14.15 WITA, para pengunjung dikejutkan oleh petir yang tiba-tiba menyambar Dasoul dan instrukturnya yang tengah duduk di atas papan seluncur. Keduanya langsung tenggelam dan warga buru-buru berusaha menyelamatkan kedua korban tersebut. 

Dasoul akhirnya ditemukan, tapi nyawanya tidak tertolong. Dasoul tewas di lokasi kejadian. 

Kabar duka ini tentu saja memukul sepak bola Belgia. Sebab, Dasoul sebelumnya dikenal sebagai pesepak bola profesional. Dia pernah memperkuat klub elite Belgia, Royal Antwerp. 

Ungkapan belasungkawa pun mengalir bagi Dasoul. Lewat Twitter, mantan klubnya, Antwerp, menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Dasoul. Begitu juga dengan eks rekan setimnya, Pascal Scime. Menurutnya, Dasoul merupakan sosok yang menyenangkan. 

"Dia merupakan orang yang luar biasa sepanjang hidupnya. Dia selalu tersenyum dan bercanda, orang yang baik. Dia di Bali untuk liburan bersama pacarnya. Ini tragedi untuknya," ujar Scime menanggapi kepergian Dasoul. 

Umur memang tidak bisa ditebak. Kematian bisa datang kapan saja. Dasoul juga bukan satu-satunya insan sepak bola yang tewas tersambar petir. Sebelumnya, sejumlah pemain pernah mengalami hal yang sama, bahkan insiden itu datang saat mereka tengah bermain. 

Berikut ini, tiga insiden memilukan saat pemain tewas tersambar petir:

 

Kiper MU

Stefan Petrovski tengah berlatih bersama Malaka United saat petir tiba-tiba menyambarnya, 5 April 2016. Saat kejadian, cuaca di tempat latihan memang mendung. Namun tidak disangka, secara tiba-tiba petir datang menyambar ke arah para pemain.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

p>Kilat menghantam Petrovski dan Muhammad Afiq Azuan. Afiq hanya menderita syok berat setelah dilarikan ke rumah sakit. Namun Petrovski harus menjalani perawatan intensif. Setelah koma hampir satu bulan, ia pun dinyatakan meninggal dunia.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Fadjriah Nurdiarsih, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan