4 Pemain Binaan AC Milan yang Bersinar di Klub Lain

Pemain-pemain ini terlalu cepat dilepas AC Milan dan bersinar di klub lain.

Diterbitkan 23 Oktober 2017, 08:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Milan - Raksasa Italia, AC Milan menghabiskan dana besar-besaran untuk merevolusi skuatnya di bursa transfer musim panas lalu. Uang sebanyak 230 juta euro habis untuk membeli 11 pemain baru, yakni Leonardo Bonucci, Andre Silva, Andrea Conti, Franck Kessie, Hakan Calhanoglu, Lucas Biglia, Ricardo Rodriguez, Mateo Musacchio, Fabio Borini, Nikola Kalinic, dan Antonio Donnarumma.

Tidak hanya loyal, AC Milan juga dikenal sebagai klub Italia penghasil pemain-pemain hebat. Beberapa contoh pemain binaan akademi yang gemilang saat ini seperti Gianluigi Donnarumma, Patrick Cutrone, dan Manuel Locatelli.

Di tengah-tengah kedatangan banyak pemain baru, mereka tetap mampu bersaing mendapatkan tempat utama. Itu sebabnya I Rossoneri tetap mempertahankan mereka.

Namun tak jarang, AC Milan luput menyadari potensi pemain binaan mereka. Karena lebih tergiur dengan nama-nama besar dan pemain instan, manajemen klub sering menjual mereka di usia muda. Alhasil, setelah pergi, para pemain tersebut sukses dan bersinar bersama klub lain.

Bahkan, kesuksesan mereka tak jarang membuat Milan tergiur untuk membawa mereka pulang.Liputan6.com merangkum empat pemain binaan akademi AC Milan yang sukses di klub lain. Berikut informasi selengkapnya:

 

 

 

 

  1. Pierre Emerick Aubameyang

Pierre Emerick Aubameyang bisa jadi merupakan penjualan yang paling disesali oleh AC Milan. Betapa tidak, lima tahun setelah mencampakkannya ke Saint Etienne, AC Milan kini begitu menginginkannya.

Meski sudah berulangkali pengajukan proposal penawaran di bursa transfer musim panas lalu, keinginan itu tetap ditolak oleh Borussia Dortmund, pemilik Aubameyang saat ini. Dortmund hanya rela melepas striker Timnas Gabon itu dengan harga tak kurang dari 80 juta euro, sementara AC Milan tak sanggup memenuhi permintaan itu.

Di akademi AC Milan, Aubameyang memang lama. Ia hanya mengenyam pendidikan selama satu tahun enam bulan, yakni dari Januari 2007 sampai Juli 2008. Masa kecilnya lebih banyak dihabiskan di akademi Rouen dan akademi Bastia, Prancis. Kendati demikian, ia mencerap banyak pelajaran selama di Milan.

Sayangnya, ketika sudah berhasil menembus tim senior di tahun 2008, AC Milan justru lebih sering meminjamkannya ke Prancis. Antara lain ke Dijon (2008), Lille (2009), AS Monaco (2010), dan Saint Etienne (2011). Hingga akhirnya Etienne mempermanenkannya di tahun 2012.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selanjutnya, ketika bergabung dengan Dortmund di tahun 2013, penyerang berusia 28 tahun itu semakin matang. Namanya kerap meramaikan persaingan gelar top scorer di Bundesliga. Total ia sudah mencetak 135 gol serta menyumbang 34 assist dalam 203 penampilan bersama Dortmund. Musim ini saja, dari sembilan laga di Bundesliga, ia sudah mencetak 10 gol.

Halaman
Show All
Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Multiple Bola