Sukses

PSSI Siapkan Timnas Indonesia U-22 ke Asian Games 2018

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, mengapreseasi perjuangan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2017. Meski akhirnya gagal merebut medali emas, Joko menilai pasukan Luis Milla layak dipertahankan. 

Joko kembali hadir mendampingi perjuangan Timns Indonesia U-22 di Malaysia. Mantan CEO PT Liga Indonesia itu hadir saat Garuda Muda berhadapan dengan Myanmar pada perebutan medali perunggu cabang sepak bola di Stadion Selayang, Selasa sore (29/8/2017). 

Dalam duel ini, Timnas Indonesia U-22 berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 3-1. Dengan demikian, Evan Dimas dan kawan-kawan pun berhak atas medali perunggu. 

"Tentu harus kita tidak bisa tampil di final, tapi anak-anak membuktikan perjuangan harus sampai pertandingan terakhir. Dan mereka telah membuktikannya," kata Joko usai laga. 

Joko membenarkan bila Timnas Indonesia U-22 tidak memenuhi target medali emas. Namun menurutnya, tim yang ada saat ini tetap dipersiapkan untuk Asian Games 2018 mendatang. 

"Tentu kita kecewa dengan target, tapi tim ini dipersiapkan untuk Asian Games 2018. Semua yang kita dengar minta tim dipertahankan agar jadi yang terbaik di Asian Games," katanya.  

PSSI membebani Luis Milla dengan target medali emas SEA Games 2017 dan lolos ke Piala Asia U-23. Namun tidak satupun yang berhasil diraih Milla. Di ajang SEA Games 2017, Indonesia hanya meraih perunggu dan di Piala Asia U-23, Indonesia gagal di penyisihan. 

"Secara umum kita mendapat respons agar Luis Milla dan seluruh jajarannya bisa menjadi pelatih di tim ini dan PSSI sangat mendengar dan dalam waktu dekat akan memastikan itu," kata Joko menjawab pertanyaan seputar masa depan Milla usai SEA Games 2017. 

2 dari 2 halaman

Puas dengan Sentuhan Milla

Joko menambahkan, PSSI juga merasa puas dengan skuat polesan Milla. Menurut Joko, pelatih asal Spanyol tersebut sangat cepat beradaptasi dengan sepak bola Indonesia.

"Milla melakukan adaptasi yang cepat dengan sepak bola kita. Pemain-pemain yang basisnya U-19 pada tahun 2013 lalu ditambah muka-muka baru, telah dibuktikan dengan komposisi yang baik, cara bermain baik, dan daya juang yang baik Insyaallah jadi awal yang baik."