Madura United dan Arema Paling Perkasa di Kandang

Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Semen Padang juga memiliki rekor positif kala bermain di depan publik sendiri.

Diterbitkan 02 Agustus 2016, 10:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sriwijaya FC

Sriwijaya FC

Nasib mujur juga dialami Sriwijaya FC di kandangnya. Kala bertanding di Stadion Jakabaring, anak asuh Widodo C Putro ini kerap mengenyam kemenangan.

Laskar Wong Kito mengawali laga kandangnya dengan perkasa. Mereka berhasil menang lima gol tanpa balas atas Madura United pada 15 Mei 2016 lalu.

Usai pertandingan tersebut, total Sriwijaya FC tak pernah terkalahkan dalam lima laga selanjutnya di kandang. Hal ini membuktikan bahwa Laskar Wong Kito jadi tim yang jago kandang.

Sriwijaya FC juga hanya kalah bertanding di markas saja dari Madura United dan Arema Cronus. Jika Arema dan Madura United sudah melakoni 8 pertandingan, maka Sriwijaya FC baru enam laga saja.

Akan tetapi, efisiensi mereka di kandang juga terbilang lumayan mentereng. Sriwijaya FC berhasil meraih 14 poin dari 18 poin kemungkinan. Bila dirata-ratakan, maka tiap laganya Sriwijaya FC berhasil meraih 2,8 poin tiap berlaga di Jakabaring.

Semen Padang

Semen Padang

Hal senada juga dialami oleh Semen Padang. Tim asuhan Nilmaizar ini memang sukses bercokol di posisi kelima klasemen, tetapi, itu berkat poin penuh yang diraihnya di kandang.

Catatan mereka terbilang impresif kala bertanding di Stadion H Agus Salim. Menang 2-1 kontra PSM (8/5), mengandaskan Persipura Jayapura 2-0 (14/5), Semen Padang juga menggulung Persela Lamongan empat gol tanpa balas 28 Mei 2016 kemarin.

Setelah laga itu, yang lebih mengesankan lagi Kabau Sirah berhasil menyapu bersih semua laga dengan kemenangan. Bahkan, mereka menjadi satu-satunya tim yang selalu menang dalam laga kandangnya.

Vendry Mofu cs juga baru kebobolan dua gol dari enam pertandingan kandangnya. Ini sudah cukup mengukuhkan mereka menjadi salah satu tim yang perkasa di kandangnya.

Persib Bandung

Persib Bandung

Anak asuh Djadjang Nurdjaman ini memang mampu mempertahankan kandangnya dari kebobolan. Namun, mereka meraih kemungkinan poin yang tak maksimal.

Tercatat, dari tujuh partai kandang, mereka hanya sanggup meraih 15 poin. Padahal, Persib memiliki kemungkinan meraih 21 poin. Ini berarti Persib sama saja sudah dua kali kalah di kandang.

Kemampuan Maung Bandung untuk mencetak gol di kandangnya juga cukup rendah. Dari tujuh pertandingan, mereka cuma menghasilkan sembilan gol saja.

Artinya, tiap pertandingan di kandang, Atep cs hanya mampu mencetak 1,3 gol saja. Tentu, ini jadi pekerjaan rumah yang berat bagi Djanur untuk menatap putaran kedua.

(Penulis: I. Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan