Leicester Vs MU: Duel Papan Atas

Leicester kini menempati puncak klasemen terpaut satu poin dari MU di peringkat 2.

Diterbitkan 28 November 2015, 15:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kekalahan ini tentu masih membekas di benak manajer MU, Louis Van Gaal. Betapa tidak, ketika itu MU sudah memimpin 3-1. Namun, Leicester berbalik unggul dan menang 5-3. Van Gaal pun berani memprediksi, kalau Leicester punya modal keluar sebagai kampiun Premier League musim ini.

"Tipikal Leicester bisa bersaing dengan mengandalkan organisasi permainan yang solid. Tapi mereka baru menemui kesulitan di akhir kompetisi. Premier League sangat istimewa karena gap kualitas antartim tidak jauh."

Soal ancaman Vardy, Van Gaal tidak menutup mata. Dia masih mengingat betul, Vardy memprovokasi wasit untuk memberi Leicester penalti ketika MU kalah 3-5. Tapi Van Gaal berusaha tenang karena MU juga memiliki barisan pertahanan yang mampu meredam gempuran Vardy dan kawan-kawan.

"Memang, sejak musim lalu, dia menyulitkan kami. Dia sangat provokatif di kotak penalti. Dia seperti Dennis Bergkamp. Tapi pertahanan kami masih terbaik di liga sejauh ini."

Melihat klasemen, MU masih unggul soal pertahanan. Hingga 13 partai yang telah dilakoni, MU baru kebobolan 9 gol. Jumlah itu paling sedikit di antara 19 kontestan Premier League lainnya. (Rjp/Def)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan