Profil Tim ISL 2015: Hasrat Persiram Menyodok ke Papan Atas

‘Dewa Laut’ tak ingin jadi tim lemah seperti musim lalu.

Diterbitkan 10 Februari 2015, 15:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Persiram Raja Ampat tidak mau cerita musim lalu kembali terulang di pentas Indonesia Super League (ISL) 2015. Di ISL 2014, Persiram memang harus menerima kenyataan pahit berkutat di papan bawah wilayah Timur.

Bahkan, Persiram hampir saja terdegradasi ke Divisi Utama musim lalu. Namun, berkat keunggulan head to head atas Persepam Madura United, tim asal Papua ini tidak sampai turun kasta. Persiram finis di peringkat kesembilan atau satu setrip di atas zona degradasi yang memaksa Persepam dan Persiba Bantul terdegradasi.

Berkaca dari pengalaman buruk itu, manajer tim berjuluk Dewa Laut, Henry Wairara melakukan perombakan yang lumayan signifikan menatap musim keempat Persiram di ISL. Pelatih asal Brasil Gomes de Oliviera yang dicap gagal tidak diperpanjang kontraknya.

Sebagai gantinya,  Henry mendatangkan pelatih yang sukses membawa Persela Lamongan melaju hingga babak delapan besar ISL 2014, Eduard Tjong. Tangan dingin Edu-sapaan akrab Eduard-diharapkan bisa mengerek prestasi Imanuel Padwa dan kawan-kawan musim ini.

Perombakan juga terjadi di sektor pemain asing. Manajemen Persiram hanya mempertahankan seorang Mbida Messi. Sesuai rekomendasi Edu, Persiram mendatangkan striker James Koko Lomell dan bek serbabisa Thierry Gathuessi untuk melengkapi kuota tiga pemain asing.

Trio pemain asing ini akan bekerjasama dengan para pemain lokal sarat pengalaman. Mulai dari Deny Marcel yang berada di bawah mistar, gelandang Imanuel Padwa hingga striker yang sempat mengikuti seleksi timnas Steven Imbiri.

Dengan skuat yang ada, Edu optimistis bisa menoreh prestasi musim ini. “Target dari manajemen masuk 10 besar. Tapi saya pribadi ingin Persiram masuk enam besar, setidaknya di putaran pertama,” ucap pelatih muda berusia 43 tahun ini. “Mudah-mudahan Persiram bisa menyodok ke papan atas.”

BIODATA KLUB

Nama Lengkap: Persatuan Sepak Bola Indonesia Raja Ampat
Julukan: Laskar Bahari, Dewa Laut
Didirikan: 11 April 2004
Stadion: Maguwoharjo, Sleman
Kapasitas: 30,000
Pelatih: Eduard Tjong
Kompetis: ISL
Peringkat 2014: 9 wilayah Timur (ISL 2014)

Profil Pelatih

Eduard Tjong

Eduard Tjong bikin pencinta sepak bola nasional tercengang musim lalu. Anak dari mantan kiper timnas Harry Tjong ini berhasil membawa Persela Lamongan menembus babak delapan besar Indonesia Super League (ISL ) 2014 lalu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Padahal, di awal musim sama sekali tidak ada yang menjagokan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir bisa melangkah sedemikian jauh. Maklum, materi pemain Persela masih kalah mentereng jika dibandingkan dengan Putra Samarinda (sekarang Bali United Pusam) ataupun Persepam Madura United, tim yang justru terdegradasi ke Divisi Utama. Nyatanya, Edu--sapaan akrab Eduard--mampu memutarbalikan semua prediksi itu. Dengan tangan dinginnya, mantan pelatih  Persis Solo itu mengantarkan Persela finis di peringkat empat wilayah Timur. Di klasemen akhir babak reguler, tim yang sulit dikalahkan saat bermain di Surajaya ini berada di bawah Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, dan Mitra Kutai Kartanegara. Meski akhirnya langkah Persela terhenti di babak delapan besar, nama Edu tetap harum karena mampu membawa Persela yang dibekali materi pemain pas-pasan melangkah jauh di ISL 2014. Edu sendiri mengawali karier kepelatihannya saat menjadi asisten pelatih Persikabo Kabupaten Bogor yang kala itu ditukangi Sutan Harharah. Mantan pemain timnas ini kemudian mengarsiteki beberapa klub berbeda. Sebut saja Persis Solo, Persiba Bantul,  maupun Persija IPL.

Halaman
Show All
Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan