Liputan6.com,- Jelang kompetisi musim depan, beberapa pelatih terkenal justru masih menganggur. Walaupun memiliki rapor yang cukup bagus, mereka hingga kini masih belum menangani sebuah klub atau tim nasional manapun.
Selain karena faktor mengundurkan diri, bebrapa pelatih terpaksa menganggur karena dipecat dari jabatannya. Berikut, Liputan6.com memaparkan 4 pelatih terkenal yang masih menganggur.
Roberto Mancini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/115141/original/roberto-mancini-120917-logo.jpg)
1. Roberto Mancini
Pelatih kebangsaan Italia ini menganggur sejak memutuskan berpisah dari Galatasaray. Mancini meninggalkan klub asal Turki tersebut pada Juni 2014 lalu.
Mancini berharap dirinya terpilih menjadi penerus Cesare Prandelli sebagai pelatih tim nasional Italia. Namun dalam beberapa hari terakhir, namanya kian terbelakang karena muncul Antonio Conte yang juga dijadikan kandidat sebagai pelatih Gli Azzurri.
Soal prestasi, Mancini pernah mengantarkan klub yang dilatihnya meraih banyak trofi. Bersama Inter Milan musim 2004 sampai 2008, Mancini sukses mempersembahkan tiga trofi Scudetto, dua Coppa Italia, dan dua Piala Super Italia.
Saat menangani Manchester City sejak Desember 2009 hingga Mei 2013, pelatih berusia 49 tahun itu berhasil memberikan satu trofi Liga Premier, FA Cup, dan Community Shield.
Lalu saat menangani Galatasaray di musim 2013/2014, Don Mancio mampu membawa skuat asuhannya menjuarai kompetisi Turki Cup.
Roberto Di Matteo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/114873/original/img_di-matteo-120521.jpg)
2. Roberto Di Matteo
Chelsea melakukan perjudian besar dengan menunjuk Roberto Di Matteo sebagai manajer tim menggantikan peran Andre Villas-Boas yang dipecat pada Maret 2012 lalu. Namun pada akhirnya perjudian tersebut menghasilkan sesuatu yang sangat membanggakan. Di Matteo berhasil mengantarkan The Blues meraih gelar juara Liga Champions.
Sosok Di Matteo sebenarnya belum lama menghiasi daftar pelatih di Liga Premier. Ia baru memulai karier kepelatihannya pada Juli 2009 lalu. Saat itu Di Matteo menangani West Bromwich Albion. Bersama The Baggies, Di Matteo bertahan hingga Februari 2011.
Selain trofi Liga Champions, pria kebangsaan Italia itu juga mengantarkan Chelsea merebut gelar juara FA Cup musim 2011/2012. Di partai final, Chelsea mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/707178/original/Brasil_vs_Belanda__foto_5_.jpg)