Gelandang Anyar Persik Nyaris Putus Asa karena Tunggakan Gaji

Tidak ingin meratapi kesulitan, Rendy bergabung dengan 'Macan Putih'

Diterbitkan 04 Maret 2014, 23:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bakat besarnya dicium oleh pelatih Aji Santoso--saat itu melatih Persebaya--merekrutnya ke Persebaya yunior hingga membawa ke tim inti Bajul Ijo. Kariernya sempat menanjak saat memperkuat Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014. Rendy menjadi bagian dari skuad Indonesia saat dikalahkan Bahrain 0-10 pada 29 Februari 2012. “Karena kekalahan itu, saya sempat diselidiki FIFA. Terkait kemungkinan skandal pengaturan skor.”

Selama mengadu nasib di lapangan hijaum, pengalaman tidak mengenakkan juga dirasakan Rendy karena mengalami cedera panjang. “Saya sampai ikut Ayah menjadi makelar jual-beli sepeda. Kalau mengenang masa-masa sulit seperti itu, sedih rasanya. Apalagi, Persebaya 1927 masih menunggak gaji saya,” ungkapnya.

Tidak ingin meratapi masa sulit, Rendy menatap ke depan. Dia memilih Persik sebagai pelabuhan barunya. Kendati keuangan ‘Macan Putih’ terbilang pas-pasan, dia optimistis, Macan Putih bisa berbicara banyak di level kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air. “Berbekal kebersamaan yang kuat dalam tim ini, saya percaya Persik minimal bisa bertahan di ISL,”  kata dia, mantap. 

Baca

Juga:

Diisukan ke Madrid atau Barca, Vidal Buka SuaraDe Rossi Diskors Karena Pukul Pemain InterMantan Personel Oasis Ramaikan Pesta Juara CitySuarez Masih Ungguli CR7 di Daftar Pemain Paling SuburPemain Timnas U-23 Istirahat Total Jelang Lawan Malaysia

(Foto: Zulfikar Abubakar/Liputan6.com)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo PrahanandaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan