Top 3: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Selasa, (21/7/2026). Salah satunya terkait BUMN.

Diterbitkan 21 Juli 2026, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendapat laporan mengenai penghematan dari pemangkasan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Prabowo menyebut, ada penghematan hingga Rp 50 triliun setelah 250 BUMN dikonsolidasi.

Prabowo mengakui, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mampu memangkas 250 BUMN dari total 1.077 entitas. Hal tersebut langsung berpengaruh pada biaya yang dikeluarkan, termasuk gaji direksi hingga komisaris.

"Mereka (Danantara) laporan, dengan ditutupnya 250 BUMN overhead biaya rutin yang bisa diselamatkan adalah Rp 50 triliun, Rp 50 triliun, gaji direksi, gaji komisaris, sewa gedung, bayar listrik, bayar transport, bayar ini, rapat kerja, Rp 50 triliun," ungkap Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Diketahui, 250 BUMN tersebut dipangkas melalui proses konsolidasi seperti merger. Langkah strategis tersebut dilakukan Danantara dalam kurun waktu sekitar 18 bulan.

Kepala Negara memprediksi bahwa penghematan akan bertambah hingga akhir 2026 mendatang. Perkiraannya, penghematan bisa tercapai hingga Rp 80 triliun seiring pengurangan BUMN lainnya.

"Desember 31 (2026) saya kira ini mungkin angka penghematan bisa naik, bisa, bisa, bisa mendekati Rp 70-Rp 80 triliun. Saya terima kasih dari pimpinan Danantara," sebutnya.

Artikel Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada Senin, 20 Juli 2026. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Selasa, (21/7/2026):

1. Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun

Presiden Prabowo Subianto mendapat laporan mengenai penghematan dari pemangkasan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Prabowo menyebut, ada penghematan hingga Rp 50 triliun setelah 250 BUMN dikonsolidasi.

Prabowo mengakui, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah mampu memangkas 250 BUMN dari total 1.077 entitas. Hal tersebut langsung berpengaruh pada biaya yang dikeluarkan, termasuk gaji direksi hingga komisaris.

"Mereka (Danantara) laporan, dengan ditutupnya 250 BUMN overhead biaya rutin yang bisa diselamatkan adalah Rp 50 triliun, Rp 50 triliun, gaji direksi, gaji komisaris, sewa gedung, bayar listrik, bayar transport, bayar ini, rapat kerja, Rp 50 triliun," ungkap Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Diketahui, 250 BUMN tersebut dipangkas melalui proses konsolidasi seperti merger. Langkah strategis tersebut dilakukan Danantara dalam kurun waktu sekitar 18 bulan.

Kepala Negara memprediksi bahwa penghematan akan bertambah hingga akhir 2026 mendatang. Perkiraannya, penghematan bisa tercapai hingga Rp 80 triliun seiring pengurangan BUMN lainnya.

"Desember 31 (2026) saya kira ini mungkin angka penghematan bisa naik, bisa, bisa, bisa mendekati Rp 70-Rp 80 triliun. Saya terima kasih dari pimpinan Danantara," sebutnya.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Bukan Supermarket, Ini Peran Penting Koperasi Merah Putih

Pemerintah bergerak cepat mematangkan regulasi atau aturan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan bahwa penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) ini bertujuan memperkuat payung hukum sekaligus melengkapi infrastruktur pemerintah di tingkat wilayah bawah.

Proses perancangan perpres ini digarap secara kolaboratif bersama Menteri Koperasi serta Menteri Desa. Adapun pembentukan tim penyusun operasional KDKMP berada di bawah pimpinan langsung Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan, Tatang Yuliono.

"Dikasih target satu bulan ini selesai, sehingga yang lain-lainnya bisa kita kerjakan dengan baik," kata Zulhas dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta, dikutip dari Antara, Senin (20/7/2026).

Menko Pangan menerangkan bahwa Kopdes difungsikan sebagai sarana resmi pemerintah dalam menyalurkan program bantuan sosial hingga komoditas bersubsidi di level desa maupun kelurahan, termasuk menopang kegiatan operasi pasar.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Segini Hadiah Uang yang Diraih

Spanyol mengalahkan Argentina dalam final Piala Dunia 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat. Lewat gol pertama Ferran Torres membawa Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026. Selain trofi dan cincin juara untuk pertama kalinya bagi pemenang Piala Dunia 2026, ada juga hadiah uang yang didapat. Lalu berapa hadiah uang yang akan diterima Spanyol sebagai Juara Piala Dunia 2026?

Mengutip CNBC, Senin, (20/7/2026), Juara Piala Dunia mendapatkan US$ 51 juta atau Rp 914,99 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.940). Sedangkan posisi kedua akan mendapatkan hadiah US$ 34 juta atau Rp 609,99 miliar.

FIFA meningkatkan pembayaran untuk Piala Dunia 2026, mencetak rekor senilai US$ 871 juta atau Rp 15,62 triliun kepada 48 tim peserta. Jumlah itu termasuk lebih dari US$ 100 juta atau Rp 1,79 triliun yang ditambahkan pada April setelah beberapa federasi di Eropa, melobi untuk mendapatkan bantuan guna menutupi biaya turnamen di tiga negara yang membutuhkan biaya perjalanan dan penginapan yang besar.

Mengutip CNBC, hadiah US$ 51 juta bagi Spanyol adalah jumlah yang besar, tetapi juga tidak sebanding dengan kekayaan yang dihabiskan untuk sepak bola global. Jumlah itu juga lebih kecil daripada pemenang Piala Dunia Antarklub tahun lalu dalam turnamen yang juga dimainkan di Amerika Serikat (AS).

Berita selengkapnya baca di sini

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6