Sukses

Kawasan Sekitar IKN Nusantara jadi Incaran Pengembang Properti

Liputan6.com, Jakarta Provinsi Kalimantan Timur digadang-gadang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Kenaikan harga komoditas (CPO dan Pertambangan) yang kian menjanjikan, sampai dengan keputusan pemerintah membangun Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara di provinsi ini menjadi faktor pendukungnya.

Gencarnya pembangunan infrastruktur, salah satunya Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, akan menopang pertumbuhan investasi properti di kawasan sekitar khususnya Balikpapan.

Sebelum IKN hadir, Balikpapan memang sudah memiliki peranan penting di Kalimantan Timur sebagai pusat bisnis, perdagangan dan industri minyak dan gas.

Kini dengan kehadiran IKN peran tersebut bertambah jelas fungsinya bagi Indonesia. Sesuai rencana pemerintah, IKN akan memiliki 4 daerah penyangga, dengan Balikpapan sebagai simpul hilir migas dan logistik untuk Kalimantan Timur.

“Selesainya pembangunan Jalan Tol Balikpapan Samarinda dan rencana dimulai nya pembangunan IKN agustus 2022 maka berpotensi meningkatkan nilai investasi property di Balikpapan dan Samarinda khususnya untuk sektor Rumah Tapak (Landed House)," kata Direktur Marketing Ciputra Residence Yance Onggo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Ciputra Residence yang merupakan salah satu anak usaha dari Ciputra Group pun tengah gencar membangun proyek properti di kawasan tersebut. 

"Saat ini kami memulai dulu Launching Rumah The Landmark di Citra City Balikpapan dengan harga terjangkau mulai Rp 1,5 M dengan lokasi di Jl. MT Haryono tepat di pusat Kota Balikpapan,” tutur dia. 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Proyek Properti

Citra City Balikpapan dikembangkan di atas lahan total seluas 9 Ha, dimana 50 persen area di kembangan residential berupa landed house dan 50 persen nya dikembangkan commercial area.

Di Area Commercial sudah dikembangkan Business Center Area berupa Ruko 4 lantai dengan harga Rp 3 miliar-Rp 7 miliar yang keseluruhan unitnya telah terjual 100 persendan sudah selesai pembangunannya.

Rencananya akan dibangun Life Style & Commercial Area seperti hotel, restaurant, coffee shop, function room, dan sebagainya. Adapun Cluster The Landmark merupakan kawasan hunian eksklusif berupa Rumah 2 lantai yang akan dikembangkan dengan jumlah unit terbatas, rencananya hanya akan ada total 240 unit Rumah Eksklusif.

"Dikembangkan oleh Ciputra Group, memiliki lokasi premium di Jl. MT Haryono, dan dikembangkan dalam jumlah unit sangat terbatas menjadi keunggulan utama Cluster The Landmark. Segala hal yang jumlah unitnya terbatas akan selalu memiliki potensi besar untuk bertambah nilai nya dimasa yang akan datang,” tegas Yance

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Di IKN Nusantara akan Ada Konsep 10 Menit, Apa Itu?

Sebelumnya, Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, mengungkapkan 1 konsep unik yang akan ada dalam penataan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan. Konsep ini dinamakan konsep 10 menit.

Maksud dari konsep 10 menit, kata dia, berkaitan dengan fasilitas kota yang esensial akan didesain berdekatan. 

Tujuannya penerapan 10 menit di IKN Nusantara adalah agar warga bisa beraktivitas dan berpindah lokasi dalam waktu singkat tanpa harus menggunakan kendaraan.

"Jadi nanti dalam 10 menit seseorang tidak perlu menggunakan kendaraan, cukup dengan berjalan kaki untuk mencapai fasilitas kota yang ditujunya," jelas dia  dalam acara Tanoto Scholars Gathering 2022 pada Kamis (28/7/2022).

Selain itu, dia menjelaskan akan ada 9 pembagian wilayah perencanaan di IKN. Nantinya, pemerintah akan membagi wilayah di IKN menjadi generator-generator ekonomi.

Di mana pada 2045 dan seterusnya, IKN Nusantara diharapkan menjadi generator atau economic superhub, yang tidak hanya menghasilkan middle-income group, tapi naik menjadi high-level income group.

"9 wilayah perencanaan ini nantinya akan memiliki masing-masing tema. Ada wilayah yang akan menjadi financial center, ada yang menjadi pusat riset, ada juga wilayah yang akan menjadi education town, tourism dan seterusnya," kata Bambang dalam acara Tanoto Scholars Gathering 2022 pada Kamis (28/7/2022).

Adapun 9 generator ekonomi di IKN mencakup Pusat Pemerintahan Nasional, Pusat Ekonomi, Bisnis, dan Keuangan, Energi Baru Terbarukan, Pusat Hiburan dan Olahraga.

Kemudian Layanan Edukasi, Inovasi dan Riset, Pusat Distribusi dan Perdagangan Komoditas, Pusat Agroindustri dan Industri Pangan, hingga Pusat Kegiatan Pertanian dan Perikanan.

Generator ini sekarang tengah dalam pembangunan yang diproses hingga tahun 2024 mendatang.

Selain itu, Bambang juga mengungkapkan prinsip-prinsip IKN dalam Bahasa Inggris, yang mencakup Investment (Investasi), Knowledge (Ilmu Pengetahuan) dan Network (Jaringan).

"Investasi itu adalah apa yang akan kita bangun di IKN, bisa dari publik, pemerintah, swasta, atau bisa juga dari masyarakat," imbuhnya.

"Di IKN, kita juga ingin mengembangkan Public-Private Partnership. Contohnya adalah beberapa elemen masyarakat yang ingin membangun hutan kota, rumah diaspora, museum," lanjut Bambang.

"Ada banyak elemen masyarakat tertentu yang dari budaya mereka sendiri nantinya akan membangun beberapa bangunan ikonik atau tempat berkumpul yang akan menjadi tempat berbagi ketertarikan mereka. Jadi hal ini memang dimungkinkan," jelas dia.

4 dari 4 halaman

7 Proyek Ibu Kota Nusantara Senilai Rp 62 Triliun Ditender, Minat Ikut?

Proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah dimulai secara simultan. Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) telah memulai sayembara desain beberapa kawasan seperti Istana Negara, Kantor Wakil Presiden hingga Pusat Peribadatan di Ibu Kota Nusantara. 

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono mengatakan bahwa jajak minat pasar atau market sounding ke perusahaan dan masyarakat untuk membangun sejumlah fasilitas di IKN Nusantara akan dimulai pada Agustus 2022.

Selain itu, saat ini Kementerian PUPR juga sudah membuka penawaran tender untuk proyek ibu kota Nusantara. Ada tujuh tender proyek yang ditawarkan dengan total nilai Rp 62, triliun.

Menurut data proyek di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, seperti dikutip dari Belasting.id, Senin (25/7/2022), proyek pertama yang ditender adalah pembangunan gedung sekretariat presiden dan bangunan pendukung kawasan istana presiden. Proyek itu memiliki kode tender 80752064 dan nilai Harga Perkiraan Sendiri Rp 1,4 triliun.

Proyek kedua adalah pembangunan jalan tol IKN segmen Karangjoang - KKT Kariangau. Proyek tersebut memiliki kode tender 80779064 dan nilai HPS Rp 3,5 triliun.

Ketiga, pembangunan jalan di dalam IKN. Proyek tersebut memiliki kode tender 80780064 dengan HPS Rp 709,9 miliar.

Keempat, pembangunan dinas menteri di IKN. Proyek tersebut memiliki kode tender 80760064 dengan nilai HPS Rp 509,1 miliar.

Kelima, konstruksi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) jaringan pipa. Proyek tersebut memiliki kode tender 80810064 dengan HPS senilai Rp 42,2 miliar.

Keenam, manajemen konstruksi pembangunan gedung sekretariat Presiden dan bangunan pendukung. Ini adalah proyek jasa konsultasi. Proyek ini memiliki kode tender 80753064 dengan HPS senilai Rp26,4 miliar.

Ketujuh manajemen konstruksi pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu 1. Proyek ini juga jasa konsultasi, memiliki kode tender 80822064 dan HPS senilai Rp21,4 miliar.

Ketujuh tender ini dibuka tidak serentak. Ada yang sudah dibuka sejak 30 Juni 2022 lalu, dan ada yang baru dibuka pada 21 Juli 2022.

Pengumuman pemenang dan penandatangan kontrak pembangunan IKN juga berbeda waktunya. Paling cepat adalah tender pembangunan jalan, dengan penandatangan kontrak dijadwalkan pada 31 Agustus 2022.

Kontrak tender lainnya dijadwalkan ditandatangani pada Septembr, Oktober, hingga November 2022.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS